/
Rabu, 07 Desember 2022 | 11:16 WIB
Syahrini. [Instagram/princessyahrini] (Instagram)

Suara Sumatera -  Syahrini kekinian memang menjauhkan diri dari dunia entertaimen di Indonesia yang membesarkan namanya. Pilihan ini dilakukan setelah berstatus istri Reino Barack.

Syahrini makin jarang tampil di televisi maupun menghibur dan menyanyi di Indonesia. Kekinian, Syahrini berbinis jilbab secara online di media sosial.

Pilihan berdagang ini pun sesuai dengan pilihan busana Syahrini saat ini. Meski disebut bisnis jilbabnya ramai diminati, namun makin muncul keluhan diduga calon pembeli jilbab oline Syahrini.

Berdasarkan pantauan, keluhan ramai seputar produk yang tak kunjung dikirim. 

"Mbak tolong cek admin kerudungnya, saya belum dikirim-kirim. Awalnya bilang tunggu aja, eh ternyata sampe sekarang gak dikirim-kirim," sambung calon pembeli lainnya.

"Haduh parah saya order dari Bulan Mei, pas dikirim barang salah. Terus saya balikin minta ganti, eh, gak dikirim-kirim juga. Saya minta refund, juga gak ditransfer uangnya," tulis seorang korban.

Kabar keluhan pembeli kerudung online Syahrini ini kemudian ramai dibahas setelah diunggah kembali oleh akun gosip.

Netizen pun kemudian meninggalkan komentar miringnya pada bisnis jilbab Syahrini ini.

Syahrini diduga telah melakukan penipuan transaksi jual-beli online hingga terancam dipenjara selama 5 tahun.

Baca Juga: Diego Michiels Terancam 2 Sanksi Tegas Komdis PSSI usai Pukul Striker Persija Michael Krmencik

Ilustrasi Kemesraan Syahrini dan Reino Barack. (sumber: Instagram/@princessyahrini)

Beberapa netizen lainnya ramai mengecam tindakan Syahrini yang dianggap merugikan konsumen.

"Pantesan jualan receh-receh ya," tulis akun Instagram @conglie_willneverdie.

"Gak sesuai nama besarnya dong ah, jualan receh eh tahunya ketahuan tidak jujur juga," ucap netizen melansir matamata.com-jaringan Suara.com.

"Banyak makan duit gak halal, jadi kek gitu," tulis seorang netizen.

"Akun jualannya doi ngebatesin komen aja udah aneh menurutku," ujar netizen yang lainnya.

Load More