Suara.com - Eksplorasi tempat wisata di Banyuwangi terasa belum lengkap jika tidak membeli oleh-oleh untuk dibawa pulang. Apa saja oleh-oleh khas Banyuwangi yang jadi favorit banyak wisatawan?
Beberapa waktu lalu, Suara.com berkesempatan mengeksplorasi wisata Banyuwangi. Selain menjelahi keindahan alam yang tak ada habisnya, tentu saja wajib berburu oleh-oleh khas Banyuwangi.
Ada banyak toko oleh-oleh khas Banyuwangi yang bisa Anda datangi untuk berbelanja. Di antara begitu banyak oleh-oleh yang bisa diborong, berikut rekomendasi Suara.com.
Kue Bagiak
Bagiak terbuat dari tepung sagu yang telah diolah secara khusus. Tekstur lembut yang lumer di mulut membuat cita rasa makanan ini disukai banyak orang. Selain varian original, kini kue bagiak punya aneka rasa, seperti moka, vanila, pandan, jahe, wijen, dan masih banyak lainnya.
Sale Pisang
Sale pisang menjadi oleh-oleh khas berbagai daerah, termasuk Banyuwangi. Proses pembuatannya cukup panjang. Sebelum dioleh menjadi berbagai varian, pisang harus dijemur sampai benar-benar kering terlebih dahulu.
Sambal Khas Warung Nasi Tempong Mbak Har
Warung Nasi Tempong Mbak Har merupakan salah satu destinasi wisata kuliner Banyuwangi terpopuler di kalangan wisatawan. Apa pun lauk yang dipilih, sambal pedas nampol adalah bintang utamanya. Menariknya, tersedia pula sambal kemasan yang bisa dibeli sebagai oleh-oleh.
Baca Juga: Liburan Seru ke Banyuwangi, Family Trip 2 Hari 1 Malam Bisa ke Mana Saja?
Kue Ladrang
Oleh-oleh khas Banyuwangi berikutnya adalah kue ladrang atau stik bawang yang biasanya berbahan dasar labu atau ubi ungu. Selain asin manis, varian rasanya juga semakin beragam, misalnya pedas kas sambal tempong.
Manisan Cerme
Banyuwangi juga punya aneka manisan buah yang bisa dijadikan oleh-oleh. Salah satunya adalah manisan cerme yang disukai banyak orang.
Pia Kacang
Pia kacang khas Banyuwangi juga siap memanjakan lidah. Sesuai namanya, kue ini berbahan dasar kacang dan memiliki cita rasa rasa klasik yang bikin rindu banyak orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan