Setelah bercerai, situasi rumah pasti akan berbeda dari sebelumnya. Orang tua harus bisa menjelaskan hal ini bagi anak-anaknya. Beri juga waktu untuk anak memproses segala hal yang terjadi. Jika anak marah, itu adalah hal yang wajar. Namun, ketika ia sudah mulai tenang, kembali jelaskan secara perlahan mengenai situasi yang ada.
Jujur
Jujur mengungkapkan perceraian memang bukanlah hal mudah. Namun, mengatakan hal sebenarnya akan lebih baik. Mungkin anak akan merasa sedih terhadap perceraian tersebut. Selain itu, orang tua tidak perlu mendengarkan siapa yang salah pada pernikahan orang tuanya. Namun, fokus pada jujur tentang perceraian dan yakinkan kalau kedua orang tuanya akan tetap mencintainya.
Biarkan anak ekspresikan emosi
Mengetahui orang tua sudah bercerai bukanlah hal mudah. Semua butuh proses, marah, nangis, kesel, takut, itu adalah emosi yang wajar. Oleh sebab itu, ketika anak mengeluarkan emosinya, biarkan hal itu. Setelah mereda, jelaskan yang terjadi sehingga anak perlahan akan mengerti.
Menjelaskan anak mengenai masa depan
Perceraian juga menjadi cara orang tua mengajarkan masa depan. Ini dapat menjelaskan anak kalau segala hal mungkin bisa terjadi, termasuk perceraian. Namun, dalam menjelaskan hal ini harus perlahan. Ketika menjelaskan, usahakan pada intinya, tetapi jangan membongkar semuanya.
Ajak anak dalam proses berpisah
Ketika cerai, anak akan memiliki dua tempat tinggal yang berbeda. Orang tua dapat menjelaskan kalau di manapun anak berada, ia akan selalu disambut baik. Saat berpisah, orang tua juga dapat mengajak anak ke rumah baru. Mengajak anak ke rumah baru dengan situasi yang baru akan membantu membuat anak menjadi tidak terlalu fokus pada masalah penyebab cerainya orang tua.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim