Perceraian Rachel Vennya dan Niko Al Hakim alias Okin membuat anak sulungnya, Xabiru, bersedih. Dalam Instagram pribadinya @rachelvennya, sang ibu mengunggah video deep talk antara dirinya dan Xabiru sebelum tidur.
"Ayah tinggal di sini dong," kata Xabiru.
"Nggak bisa," kata sang ibu.
"Ayahnya gak mau? Waktu itu kan ke sini," kata Xabiru lagi.
"Kan waktu itu ayahnya main aja," jawab Rachel Vennya.
Tak lama, terlihat Xabiru menangis tersedu-sedu.
"Abang sedih, karena bolak balik. Ayah tinggal di sini juga," katanya.
Tak bisa menjawab, Rachel Vennya pun memeluk dan meminta maaf kepada anak sulungnya.
"Maafin Buna, ya," kata Rachel Vennya.
Baca Juga: Klaim Relokasi SDN Pondok Cina Ditunda, Ridwan Kamil: Jangan Diperpanjang Lagi
Melihat video tersebut, seorang warganet memberikan komentar dengan membandingkan Rachel Vennya dengan Lesti Kejora.
Dikutip dari akun @lambegosiip, Kamis (15/12/2022), seorang warganet menulis, "Ingat banget Lesti dikatain habis-habisan dan dibilang bulol karena nggak cerai sama RB. Padahal dia cuma mikirin anaknya. Orang-orang enteng nyepelein, 'Ntar anak juga ngertilah, yang penting ortu ngasih kasih sayanglah'. Padahal kalian tidak tahu fase dan trauma seperti apa yang dilalui anak, sampe dia 'mengerti'."
Warganet lain menulis, "Aku ga begitu suka sama Rachel Vennya, tapi lihat ini aku nangis, nyeseknya sampe sini. Kadang sebel kalau ada yang bilang, 'Mending ortu cerai/pisah deh, daripada serumah tapi berantem mulu'. Let me tell you 1 thing, nggak ada yang mendingm nggak ada yang better."
Komentar warganet pun memenuhi kolom komentar. Beberapa ada yang setuju dengan pendapat di atas, meski tak sedikit pula yang kontra.
"Perempuan mengalah bukan berarti bucin. Tapi minimal mempertahankan anak untuk tetap dapat kasih sayang bapaknya secara utuh," tulis warganet.
"Kalau untuk berbaikan demi anak, kudukung Lesti, anak lebih jadi korban bila ortunya egois," timpal yang lain.
Tapi, warganet yang tak setuju menulis, "Ga bisa gitu ya, kewarasan seorang ibu juga penting, jangan sampe bertahan demi anak tapi akhirnya depresi dan sakit-sakitan."
"Ada yang cerai anak menderita, ada yang gak cerai malah baik-baik saja. Sebaliknya ada yang cerai anak bahagia, ada yang gak cerai anak tertekan karena orang tua berantem terus. Semua pilihan ada konsekuensinya, dan kita bukan orang yang berada di posisi mereka untuk nge-judge," pungkas warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN