Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (Subjek) meminta (predikat) masyarakat (objek) untuk berhati-hati saat merencanakan liburan (keterangan). Sandiaga mengatakan hal itu karena jelang akhir tahun 2022 Indonesia dilanda banyak bencana seperti erupsi Gunung Semeru hingga gempa di Bali dan Cianjur yang memakan ratusan korban jiwa.
Ia minta pelaku pariwisata dari mulai pemilik hotel, pengelola destinasi wisata hingga para usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM untuk melakukan mitigasi bencana
"Kami mengimbau ada kesiapsiagaan, karena tentunya ada perubahan cuaca, ancaman bencana, tetap siap siaga, pastikan wisata anda aman, nyaman, dan menyenangkan," ujar Sandiaga di acara Wonderful Indonesia Co-Branding Awards, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2022).
Menurut Sandiaga, pihaknya sudah membentuk manajemen krisis kepariwisataan, yang bertugas memantau berbagai kejadian bencana dan potensi bencana yang akan terjadi kedepannya.
"Ini memantau terus bersama BNPB, dan tentunya kami mengimbau dan instruksikan kesiapsiagaan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk berhati-hati kemungkinan bencana," jelas Sandiaga.
Meski begitu, ia menegaskan potensi bencana ini tidak sampai mengurungkan niat masyarakat untuk berwisata di Indonesia, dan membangkitkan kegiatan ekonomi.
"Jangan sampai mengurungkan niat dari masyarakat untuk berwisata di akhir tahun, namun tentunya kita ingin melalui CHSE kesiapsiagaan itu ditingkatkan," tegasnya.
Selain itu, untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung di berbagai tempat wisata destinasi favorit, seperti Puncak Bogor. Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Ancol, hingga Taman Safari, Sandiaga sudah berkoordinasi dengan dinas pariwisata setempat.
Termasuk juga berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, terkait kemacetan yang bisa disebabkan wisatawan yang serempak mengunjungi destinasi tersebut.
Baca Juga: Tahun Baru Masih Jomblo? Tenang, Ini 5 Keuntungan yang akan Kamu Dapatkan
"Pasti destinasi favorit TMII, Puncak, Ancol, Ragunan kita akan pastikan kesiapannya. Kita bekerjasama dengan dinas pariwisata dan dinas perhubungan, dan dinas setempat, pastikan juga CHSE nya," tutup Sandiaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Cara Isi Saldo E-Toll Tanpa NFC, Mudah dan Cepat
-
Apa Itu Furab? Fans Fuji dan Reza Arap Berusaha Jadi Mak Comblang
-
Dari Duka ke Syukur, Bos Pabrik HS Umrohkan 150 Karyawan Usai Kecelakaan
-
7 Bedak untuk Kulit Kering Agar Terlihat Glowing, Bikin Fresh!
-
Benarkah Denda Telat Lapor Pajak Dihapus? Ini Aturan Terbaru Menurut KEP 55 PJ 2026
-
7 Rekomendasi Parfum Mykonos Paling Tahan Lama, Wanginya Awet Seharian!
-
Strategi Jualan Online dan Fotografi Produk Jadi Kunci UMKM Bersaing di Era Digital
-
Daftar Harga Gas LPG 3 Kg dan Bright Gas Terbaru per Maret 2026
-
Skincare Panthenol Bagusnya Digabung dengan Apa? Agar Kulit Makin Sehat Bukan Malah Iritasi
-
Batas Lapor SPT Tahunan Coretax Sampai Kapan? Resmi Diperpanjang, Cek Batas Akhirnya