Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:17 WIB
tas lululemon (lululemon)
Baca 10 detik
  • Tiga pelaku mencuri produk tas Lululemon di kargo Bandara Soekarno-Hatta dengan total kerugian perusahaan melebihi Rp1 miliar.
  • Pencurian terjadi pada pengiriman ekspor dari Grobogan menuju Shanghai melalui Bandara Soekarno-Hatta pada April 2026 lalu.
  • Polisi menangkap tersangka yang bekerja di area bandara dan menyita barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut.

Suara.com - Nama tas Lululemon belakangan ramai diperbincangkan publik setelah kasus pencurian produk tersebut di kawasan kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta terungkap.

Peristiwa itu menyita perhatian karena nilai kerugian yang dialami perusahaan eksportir disebut menembus lebih dari Rp1 miliar.

Di tengah mencuatnya kasus tersebut, banyak masyarakat mulai penasaran dengan merek Lululemon dan alasan produknya memiliki nilai jual tinggi.

Tidak sedikit pula yang baru mengetahui bahwa tas yang dicuri merupakan bagian dari lini produk olahraga premium asal Kanada.

tas lululemon (lululemon)

Apa Itu Tas Lululemon?

Lululemon merupakan perusahaan apparel dan perlengkapan olahraga yang berasal dari Vancouver, Kanada. Brand ini didirikan pada 1998 oleh Chip Wilson dan awalnya fokus memproduksi pakaian yoga wanita.

Gerai pertama Lululemon dibuka di kawasan Kitsilano, Vancouver, yang dikenal sebagai salah satu pusat komunitas yoga di kota tersebut. Seiring perkembangan bisnisnya, perusahaan kemudian memperluas lini produk ke pakaian pria, jaket olahraga, sepatu, aksesori, hingga tas premium.

Tas Lululemon sendiri merupakan bagian dari produk athleisure, yakni konsep fesyen yang memadukan fungsi olahraga dengan gaya kasual modern. Karena itu, desain tas produksi Lululemon umumnya dibuat simpel, ringan, namun tetap terlihat stylish untuk digunakan sehari-hari.

Beberapa produk tas Lululemon dirancang untuk kebutuhan olahraga seperti gym bag, yoga bag, hingga running backpack. Namun, ada pula model sling bag dan tote bag yang populer digunakan untuk aktivitas harian maupun traveling ringan.

Salah satu alasan tas Lululemon memiliki harga relatif mahal adalah penggunaan material premium dan desain ergonomis. Produk-produk mereka juga dikenal memiliki detail fungsional seperti banyak kompartemen, bahan tahan air, hingga tali yang nyaman digunakan dalam waktu lama.

Baca Juga: Hampir 1500 Motor Diamankan, 99 Ribu Telah Diekspor: 5 Fakta Sindikat Curanmor Jaksel

Selain fokus pada kualitas produk, Lululemon juga membangun citra merek melalui komunitas kebugaran dan gaya hidup sehat.

Perusahaan aktif mengadakan kelas olahraga, menggandeng ambassador fitness, serta menyelenggarakan berbagai kegiatan wellness di banyak negara.

Saat ini, perusahaan dipimpin oleh CEO Calvin McDonald dan sahamnya diperdagangkan di bursa Nasdaq dengan kode LULU. Bisnis Lululemon juga telah berkembang ke berbagai kawasan seperti Amerika Utara, Asia, Eropa, Australia, hingga Timur Tengah.

Meski belum memiliki gerai resmi di Indonesia, produk Lululemon sudah dapat dibeli melalui situs internasional maupun toko pihak ketiga. Karena statusnya sebagai brand premium dan belum banyak tersedia secara resmi di pasar domestik, harga produk Lululemon di Indonesia cenderung lebih tinggi dibanding merek olahraga biasa.

Kronologi Pencurian Tas Lululemon di Bandara Soetta

Kasus pencurian tas Lululemon di kawasan kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian setelah diduga berlangsung sejak 2024. Dalam perkara tersebut, perusahaan ekspor PT Pungkook Indonesia One disebut mengalami kerugian lebih dari Rp1 miliar akibat aksi pencurian berulang.

Kasatreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, menyebut para pelaku telah beberapa kali melakukan pencurian dalam jumlah besar. Polisi kemudian menetapkan tiga tersangka berinisial R alias K, A, dan F.

Load More