Suara.com - Rakyat Argentina menyambut skuad pemenang Piala Dunia yang tiba di bandara Buenos Aires, Selasa dini hari. Mereka tampak bergembira menyambut Lionel Messi dan kawan-kawan dengan kerumunan besar berbaris di jalanan dan menyemangati kembalinya sang juara.
Dilansir CNN, Kapten Lionel Messi turun dari pesawat terlebih dahulu, mengangkat trofi emas, diikuti oleh timnya yang menang ke karpet merah di bandara, disambut oleh wartawan, ofisial, dan live band.
Begitu bus yang membawa Timnas Argentina berangkat dari bandara, mereka langsung diserbu sorak-sorai suporter berbaju berwarna nasional biru putih. Video menunjukkan bus bergerak perlahan di belakang pengawalan polisi, dikelilingi oleh puluhan ribu orang yang mengibarkan bendera Argentina dan menyalakan petasan pada dini hari.
Suasana kota dipenuhi sorakan saat penonton bernyanyi dan menari; para pemain, berdiri di dek atas yang terbuka, melambai kepada pendukung mereka yang memujanya.
Bahkan, untuk menyambut mereka, pemerintah menyatakan hari Selasa sebagai hari libur nasional, demi menyambut parade kemenangan tim setelah kemenangan adu penalti yang mendebarkan atas Prancis di Qatar pada hari Minggu lalu.
Tim akan bermalam di tempat latihan Asosiasi Sepak Bola Argentina, menurut kantor media negara Télam.
Kerumunan suporter bahkan telah berkemah di tempat latihan pada hari Senin menjelang kedatangan tim, dengan foto-foto yang menunjukkan para suporter keluar dari mobil yang diparkir di halamannya. Beberapa berbaring di atas selimut di rumput sementara yang lain duduk di kursi piknik di sekitar pendingin.
Kembalinya tim yang sangat dinantikan ini berlanjut selama beberapa hari perayaan tanpa henti di seluruh negeri dan di antara para penggemar di luar negeri.
Seperti yang sudah diketahui, superstar Messi dan Kylian Mbappé saling berhadapan di lapangan, yang secara luas disebut sebagai final Piala Dunia terhebat sepanjang masa. Mbappé membela kemenangan Prancis 2018 di turnamen di Rusia, sementara Messi yang berusia 35 tahun bermain di pertandingan Piala Dunia terakhirnya, ingin mengklaim trofi yang telah lama menghindarinya.
Baca Juga: Cerita Tukang Las Nekat ke Bandara Buenos Aires untuk Dapatkan Tanda-tangan Lionel Messi
Argentina memimpin lebih dulu di babak pertama -- tetapi Prancis bangkit kembali di babak kedua, mencapai hasil imbang 2-2 yang memaksa pertandingan ke perpanjangan waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Kekayaan Bos Green SM yang Taksinya Terlibat Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Pendidikan Arifah Fauzi, Menteri PPPA yang Dikritik Usai Usul Gerbong Wanita Dipindah Ke Tengah
-
Banyak Korban Kecelakaan Kereta Api Bekasi Ulang Tahun di Hari Tragedi
-
5 Bedak Two Way Cake Mengandung Jojoba Oil agar Wajah Tidak Kering, Makeup Lebih Awet
-
Profil Bobby Rasyidin, Dirut KAI yang Fotonya Termenung di Samping Bangkai KRL Viral
-
Tema Hari Pendidikan Nasional 2026 Apa? Ini Panduan Lengkapnya dari Kemendikdasmen
-
Green SM Milik Siapa? Diduga Jadi Biang Kerok Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Susunan Upacara Bendera Hardiknas 2026 Sesuai Pedoman Kemendikdasmen Lengkap
-
Sun Body Serum untuk Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Kulit Tidak Gosong
-
Sejarah Stasiun Bekasi Timur, Lokasi Kecelakaan Kereta KRL vs KA Argo Bromo Anggrek