Suara.com - Hiburan pada anak dapat dilakukan dengan berbagai hal, mulai dari mengajaknya ke taman bermain, maupun menonton berbagai film kartun ataupun animasi. Apalagi, saat ini sudah banyak animasi lokal yang dapat ditonton oleh anak.
Demi menghadirkan kembali kebahagiaan anak serta menghidupkan kembali animasi lokal, dibuatlah acara Kids Fanfest Indonesia. Acara satu ini ditujukkan sebagai sarana hiburan serta edukasi bagi anak-anak menjelang akhir tahun.
Artis sekaligus promotor acara Kids Fanfest Indonesia, Fenita Arie mengatakan, acara ini akan berisi berbagai aktivitas hiburan sekaligus mendidik untuk anak-anak serta orang tua.
Nantinya, akan ada juga berbagai wahana permainan serta maskot dari berbagai animasi lokal seperti Nussa Rarra, Truntung, Riko the Series, Diva the Series, Kiko & Lola, hingga Adit Sopo Jarwo.
“Akan ada aktivitas yang menghibur nantinya sekaligus mendidik, ada juga parenting talkshow, pertunjukkan berbagai karakter animasi lokal serta permainan tradisional yang dapat dihadiri oleh anak-anak,” ucap Fenita Arie dalam konferensi pers, Rabu (28/12/2022).
Menurut Fenita Arie dengan adanya acara ini akan sangat baik untuk para orang tua mengenalkan animasi lokal kepada anak-anak. Sebagai orang tua juga, Fenita Arie mengaku sangat suka mengenalkan animasi lokal kepada anak.
Baginya, animasi lokal akan lebih relate untuk anak karena mulai dari bahasa, hingga budaya yang dibuat juga sesuai.
“Waktu pandemi aku jadi suka mengenalkan anak animasi lokal, Kalo animasi luar kata-kata bahasanya juga beda, tetapi kalo animasi lokal itu lebih ada value nya karena bahasanya sesuai jadi relate,” jelas Fenita Arie.
Tidak hanya itu, acara satu ini juga akan diisi dengan beberapa seleb cilik seperti Queenza Zhevanya dan King Faisal Jim. Nantinya untuk orang tua akan dikenakan tiket seharga Rp 49.000. Untuk anak-anak akan lebih mahal yaitu sekitar Rp 99 ribu. Sedangkan bayi atau balita hanya dikenakan tiket Rp 10.000.
Baca Juga: 4 Manfaat Mainan Latto-latto bagi Anak, Bisa Kurangi Kecanduan Gadget!
Fenita Arie mengatakan, untuk acara yang baru dibuat, ditargetkan akan ada sekitar 3.000 orang per harinya. Dari acara ini juga diharapkan, para orang tua dan anak bisa mendapatkan nilai tersendiri. Artinya, akan ada kedekatan antara orang tua dan anak yang terjalin.
“Dengan mengundang animasi juga ini diharapkan ada value, jadi enggak cuma fun-fun aja. Ada kedekatan antara orang tua dan anak yang terjalin. Jadi bisa main bersama keluarga, foto bareng gitu-gitu,” jelas Fenita Arie.
Acara ini akan dilaksanakan pada 29-31 Desember mendatang di Hall A Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi