Suara.com - Jenazah Abdul Hamid baru saja dimakamkan hari ini di TPU Jatisari 2, Bekasi. Meninggalnya pengisi suara Pak Ogah ini, membuat generasi milenial mengingat kembali 16 karakter dan tokoh serial Si Unyil teman masa kecil generasi 90-an.
Perlu diketahui, Pak Ogah meninggal setelah berjuang melawan sakit stroke yang sempat dialaminya beberapa waktu lalu. Kondisinya sebelum menghembuskan napas terakhir, Pak Ogah sulit bergerak dan hanya bisa menghabiskan waktu di tempat tidur.
Sebelumnya kabar duka Pak Ogah meninggal dibagikan Presenter Melanie Subono di Instagram pribadinya, sekaligus menyampaikan terima kasih sudah diberikan kepercayaan memberi bantuan pada lelaki berusia 74 tahun itu.
"Selamat jalan Pak OGAH, baru 3 hari lalu tim kami pun kunjungan bulanan menyampaikan donasi kalian. Terimakasih 1 tahun belakangan ini mempercayai kami. Saya @melaniesubono bareng @rumahharapanmelanie dan seluruh teman teman yang ada disini buat saling bantu," ungkap Melani dikutip suara.com, Rabu (28/12/2022).
Selain mengenang karya Abdul Hamid sebagai Pak Ogah, berikut ini 18 tokoh serial Si Unyil yang bisa kembali diperkenalkan generasi Z dan alpha, mengutip e-Journal Pendidikan Sejarah, AVATARA tahun 2014, karya Tri Wibowo Ningrum, Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Surabaya:
1. Tokoh Unyil
Tokoh utama bernama Unyil ini sudah ada sejak sekitar tahun 1965’an dalam bentuk buku cerita dan gambar yang dikarang oleh Kurnain Suhardiman.
Inspirasi nama Unyil diperoleh Suhardiman dari ibunya. Waktu itu, ibunya sering memanggil cucunya dengan nama panggilan KUNYIL karena cucunya itu nakal, tapi sekolahnya pintar.
2. Tokoh Usro
Baca Juga: Kabar Duka, 'Pak Ogah' Abdul Hamid Meninggal Dunia
Usro adalah teman dekat Unyil, Ia merupakan tangan kanan Unyil di setiap petualangannya. Karakter Usro dalam film ini digambarkan sebagai anak laki-laki yang suka marah-marah dan berkelahi, tapi tokoh ini selalu memperingatkan Unyil bila melakukan kesalahan.
3. Tokoh Ucrit
Tokoh Ucrit digambarkan sebagai seorang anak pedagang keliling dan beragama Kristen dan berfungsi untuk motivasi di Indonesia, bahwa negara ini berlaku adanya kerukunan beragama. Punya sifat penakut dan agak kewanitaan.
4. Tokoh Endut
Tokoh Endut berbadan gemuk dan bersifat serakah dan selalu iri bila temannya mencapai suatu kemajuan. Ia juga mempunyai geng yang terdiri dari Cuplis dan Kendar. Suka berkelahi dan malas belajar, sehingga jadi lawannya Unyil.
5. Tokoh Cuplis
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
6 Arti Mimpi Kecelakaan Mobil, Apakah Sebuah Pertanda Buruk?
-
5 Zodiak yang Hubungan Asmaranya akan Membaik Pekan Depan
-
Bibir Pecah-Pecah Saat Haji? Ini 5 Lip Balm Terbaik untuk Cuaca Ekstrem saat Ibadah Haji
-
5 Pilihan Pelembab Wajah Tanpa Alkohol dan Parfum yang Aman Dipakai saat Ibadah Haji
-
3 Moisturizer Shinzui untuk Mencerahkan Wajah dan Pudarkan Noda Hitam
-
Cari Serum Anti Aging Lokal yang Bagus? Ini 5 Pilihan Aman Mulai Rp23 Ribuan
-
4 Rangkaian Skincare Shinzu'i di Indomaret untuk Cerahkan Wajah, Mulai Rp30 Ribuan
-
6 Sabun Cuci Muka Purbasari untuk Wajah Kusam, Harga di Bawah Rp30 Ribuan
-
3 Bedak Padat Purbasari yang Bisa Samarkan Noda Hitam di Wajah Berminyak
-
5 Rekomendasi Parfum Mykonos yang Cocok buat Ngantor: Wangi Tahan Lama, Kesan Profesional