Suara.com - Kisah Norma Risma yang diselingkuhi mantan suaminya dengan ibu kandungnya sendiri hingga kini masih menuai banyak simpati dari masyarakat. Beberapa warganet merasa kasihan dengan Norma Risma yang dikhianati oleh mantan suami dan ibu kandungnya itu.
Bahkan, saat Norma Risma menceritakan kisahnya di podcast Denny Sumargo, warganet melihat kalau ia masih menyimpan kesedihan mendalam meski terlihat tegar.
Dalam potongan video podcast tersebut yang diunggah akun Tiktok @yakult_003, menyoroti tangan Norma Risma yang terus mengepal saat bercerita kepada Denny Sumargo. Potongan video tersebut menyoroti gestur tangan Norma Risma yang terlihat menahan rasa sakit yang dideritanya.
“Coba perhatikan saat Norma Risma mau klarifikasi sampe genggam tangannya menahan sakit,” tulis pemilik akun dalam keterangan video yang diunggah beberapa waktu lalu.
Warganet yang melihat video tersebut juga sependapat. Pasalnya, dalam podcast tersebut, Norma Risma terlihat mengepalkan tangannya saat bercerita. Menurut warganet, meski terlihat santai, tangan yang mengepal ini menjadi tanda kalau ia memiliki rasa sakit yang tidak diungkapkan.
“Sepanjang podcast mbaknya selalu genggam jadi-jemarinya, mbak kamu kuat banget ya, meski kita gak pernah tau mental kamu sebenarnya kalo lagi sendiri or kumpul,” tulis salah seorang warganet.
“Jadi ikut nyesek lihat kepal tangannya,” komentar lainnya.
“Kelihatan banget nahan nangis, gak kebayang sakitnya,” tulis warganet lainnya di kolom komentar.
“Kelihatan tegas saat bicara, tapi di hati menangis, menahan sakit,” sahut warganet lainnya.
Melansi NBC News, terkait tangan mengepal sendiri dapat diartikan membangkitkan emosi. Tangan mengepal dapat berarti menggambarkan sebuah emosi yang dirasakan oleh seseorang.
Ketika seseorang mengepalkan tangannya, itu bisa berarti kebahagiaan atau rasa gembira. Namun, tangan mengepal bisa juga menggambarkan adanya perasaan introvensi, takut, kecemasan, atau penarikan emosi.
Berdasarkan temuan profesor dan direktur laboratorium lateralisasi serebral di Montclair State University, Ruth Propper, mengepal tangan juga bisa berhubungan dengan ingatan orang tersebut.
Dengan mengepal ini dapat membantu menggerakan kerja otak. Propper percaya jika dengan mengepalkan tangan akan memengaruhi perasaan. Hal ini juga berkaitan dengan ingatan orang tersebut.
Ketika ia mengepalkan tangan kanan dapat menandakan kemampuan untuk mengingat. Sementara jika mengepal tangan kiri, ini dapat menandakan orang tersebut berusaha mengingat detail peristiwa terjadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan
-
Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang
-
Review ANTA PG7 Travel 2: Sepatu Lari Murah Teknologi 'Dewa', Nyaman Buat Daily Run?
-
Bullet Train Explosion: Ketika Shinkansen Berpacu Melawan Bom dan Waktu
-
Gianni Infantino Murka, Tuding Kritikus FIFA Sebarkan Kebencian
-
Sungai Musi dan Jejak Batu Bara: Ketika Jalur Logistik Bertemu Krisis Ekologi
-
Jepang Gempa Bumi Besar 7,1 Magnitudo, Ada Peringatan Tsunami
-
Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 Triliun
-
Survei SMRC: Popularitas MBG Tinggi, Tapi Kepuasan Publik Merosot