Suara.com - Istri Indra Bekti, Aldila Jelita akhir-akhir ini mendapat banyak hujatan warganet karena menggalang dana untuk pengobatan suaminya. Sementara itu, warganet juga mempertanyakan mengenai asuransi Indra Bekti.
Menjawab masalah asuransi tersebut, adik Indra Bekti, Cipta mengungkapkan, pihak keluarga sudah mengajukan asuransi, tetapi tidak bisa klaim.
"Aku sempat tanya sama timnya, ada asuransi cuma di-decline," kata Cipta ditemui di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.
Sementara itu adik ipar Indra Bekti, Komo Ricky menjelaskan, alasan asuransi milik sami Aldila Jelita itu ditolak karena ia baru bergabung sekitar 6-7 bulan. Hal tersebut yang membuat Indra Bekti tidak bisa melakukan klaim asuransi kesehatannya.
Komo Ricky menambahkan, sebab penyakit yang diderita oleh Indra Bekti juga termasuk kritis. Sementara, dalam asuransi, penyakit kritis itu bisa digunakan jika sudah melewati masa tunggu setahun.
"Kak Bekti baru join asuransi sekitar 6-7 bulan dan penyakit ini tergolong kritis. Penyakit kritis ini ada masa tunggunya 1 tahun, baru dia dicover asuransi dan kak Bekti baru beberapa bulan gabung," Komo Ricky melalui akun TikToknya, Selasa (3/1/2023)
Ungkapan tersebut juga menuai banyak pertanyaan, mengapa artis senior seperti Indra Bekti baru gabung asuransi sejak 6 bulan. Padahal, asuransi dinilai menjadi hal yang penting. Oleh sebab itu, seharusnya Indra Bekti sudah memiliki asuransi sejak usia muda.
Berbicara mengenai asuransi, khususnya kesehatan, ini memang lebih baik dimiliki saat masih muda. Memiliki asuransi sejak muda juga memberikan berbagai manfaat.
Melansir laman Outlook India, berikut beberapa alasan mengapa penting memiliki asuransi kesehatan sejak muda.
1. Usia
Membeli asuransi akan sangat dipengaruhi dengan usia. Ketika memulainya sejak muda, maka biaya premi yang dibayarkan akan disesuaikan dengan kondisi usia saat itu. Hal ini akan membantu mengurangi beban premi di masa depan.
2. Riwayat keluarga
Bagi beberapa orang biasanya memiliki riwayat penyakit keluarga. Meski belum terjadi, tetapi ketika memulai asuransi kesehatan sejak muda ini akan membantu. Seseorang bisa mencari asuransi kesehatan yang membantu menangani penyakit karena keturunan.
3. Perencanaan
Memutuskan membeli asuransi sejak muda akan membantu untuk perencanaan. Seseorang dapat mengetahui pengeluaran, serta bonus yang didapat. Hal ini akan membuatnya tidak terfokus pada premi yang harus dibayarkan tetapi manfaat yang diberikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan