Suara.com - Pura Besakih mendapat kucuran dana dari pemerintah Rp 1 triliun lantaran merupakan Kawasan Cagar Budaya di Kabupaten Karangasem, Bali.
Pemerintah Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mennindaklanjuti proposal dari Pemda Bali untuk melakukan penataan komplek Pura tersebut pada tahun 2020 lalu.
4. Berkaitan dengan Gunung Agung
Diketahui, Pura Besakih merupakan bangunan sebagai lambang pemersatu dalam kehidupan masyarakat Bali yang menganut agama Hindu.
Lokasi fisik bangunan tidak sekedar tempat ibadah yang besar, tetapi juga memiliki kaitan latar belakang dengan makna Gunung Agung yang dianggap mempunyai suatu kekuatan gaib yang harus disembah dan juga dilestarikan.
Kompleks Pura Besakih dibangun berdasarkan pada keseimbangan alam dalam kondep Tri Hita Karana, dimana penataan bangunan Pura Besakih disesuaikan berdasarkan arah mata angin dengan tujuan struktur bangunannya bisa mewakili alam sebagai simbolisme adanya keseimbangan.
Masing-masing arah mata angin disebut dengan mandala dengan dewa penguasa yang disebut dengan "Dewa Catur Lokapala". Mandala tengah berperan sebagai poros, sehingga kelima mandala dimanifestasikan menjadi "Panca Dewata".
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Baca Juga: Pengamat: Biaya Rp1 Triliun Terlalu Besar untuk Bangun Masjid Al Jabbar, Ini Pembelaan Ridwan Kamil
Berita Terkait
-
Pengamat: Biaya Rp1 Triliun Terlalu Besar untuk Bangun Masjid Al Jabbar, Ini Pembelaan Ridwan Kamil
-
Kronologi Perseteruan Ridwan Kamil vs Warganet soal Hukum Bangun Masjid Pakai Dana APBD
-
Ditantang Bikin Masjid Pakai APBD Rp1 T, Gibran Pamer: Udah Ada
-
Al Jabbar Bukan yang Termahal! Ini Deretan Masjid Megah di Indonesia, Sama-sama Telan Biaya Fantastis
-
Syekh Ali Jaber Sebut Habiskan Biaya Besar untuk Hiasi Tempat Ibadah adalah Kebiasaan Orang Yahudi
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pengumuman Baru MSCI Bikin Rupiah Terus Tertekan
-
Perintah Balik ke Jakarta dan Munculnya Dua Sosok Tak Dikenal Sebelum Kematian Sutrimo
-
Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Beri Apresiasi bagi Pemda Berprestasi
-
Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib
-
Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!
-
Apa Arti Kemajuan Jika Alam Tak Lagi Bisa Bertahan?
-
Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300
-
Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027
-
5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless
-
Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli