Suara.com - Tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan Ferry Irawan terhadap Venna Melina ternyata sudah terjadi sejak lama. Tetapi, Venna memilih diam bahkan memaafkan suaminya.
Menurut pengakuan Venna, sebulan sebelum ia melapor ke polisi pada 8 Januari 2023 lalu, dirinya sudah menerima perlakuan kasar dari Ferry.
"Sebenarnya di 17 November itu ada kejadian di Medan, itu pertama kalinya aku merasakan, itu juga sama mengalami kekerasan," ungkap Venna saat acara Rumpi Trans TV beberapa waktu lalu.
Setelah melakukan kekerasan, Ferry selalu minta maaf kepada Venna bahkan berjanji tidak akan mengulangnya lagi.
"Aku selalu berpikir 'masa sih dia udah demi Allah, demi Rasulullah, enggak bisa berubah'," imbuhnya.
Namun lagi-lagi kekerasan itu kembali terjadi dan dialami Venna di rumah. Hanya saja, Ferry selalu menutupinya dengan meninggikan volume suara televisi.
Venna kemudian mengatakan bahwa alasannya memendam semua perlakuan kasar Ferry padanya selama ini adalah karena rasa cintanya yang begitu besar. Selain itu, Venna juga mengaku kalau dirinya memang lebih bucin kepada Ferry.
Urusan cinta seperti itu rupanya bisa dijelaskan secara ilmiah. Perempuan kerap terlalu bucin atau lebih mudah terbawa perasaan alias baper dibandingkan pria ternyata karena faktor hormonal.
Dikutip dari Halodoc, hormon endorfin pada tubuh perempuan akan meningkat saat sedang jatuh cinta. Hal itu membuat perempuan merasa dunia miliknya sendiri dan hubungan intim masih terasa sangat menakjubkan.
Perempuan dapat mencintai seseorang secara emosional seiring dengan berjalannya waktu.
Sebaliknya, pria lebih mudah terbuka kepada seseorang di awal perkenalan untuk merasakan jatuh cinta kemudian. Pria lebih tenang dalam menghadapi perasaan yang belum pasti. Itu sebabnya pria bisa terlihat lebih santai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut