Suara.com - Kehadiran Bunda Corla di Indonesia memang menuai banyak pro dan kontra di masyarakat. Bahkan kehadirannya ini dicibir habis-habisan oleh Nikita Mirzani. Tidak hanya itu, Nikita Mirzani bahkan membawa-bawa gender Bunda Corla dan menyebutnya sebagai transgender.
Ungkapan tersebut lantas membuat Bunda Corla kerap ditanya warganet mengenai gendernya. Menanggapi hal itu, Bunda Corla justru marah. Menurutnya, masalah gender adalah urusan pribadi dan tidak berhak orang lain ikut campur.
Dalam live yang sempat dibagikan akun Instagram @lambegosiip itu, Bunda Corla membandingkan situasinya di Indonesia dan Jerman. Ia mengatakan, kalau di Jerman privasinya dihargai. Membahas gender seseorang bukanlah hal yang baik untuk dibicarakan.
"Itu bisa dituntut di pengadilan, kenapa? Urusan gender itu urusan orang. Jadi nggak boleh sebenarnya, apalagi bongkar-bongkar ini harus tau siapa dia, itu nggak boleh. Di Jerman nggak boleh kayak gitu, itu privasi. Sebagai orang yang pintar, harus paham itu semua," ucap Bunda Corla beberapa waktu lalu.
Tidak hanya itu, menurut Bunda Corla, orang-orang yang mengurusi masalah gendernya tidak punya kerjaan. Apalagi hal ini ramai saat dirinya adalah orang Indonesia. Hal tersebut yang membuatnya merasa ribet.
"Terlalu julid, terlalu sok mau tau, sok ngurusin orang, karena nganggur nggak punya kerjaan. Yang diurusin orang Indonesia pula. Sebagai orang Indonesia pulang ke Indonesia diginiin, apa nggak tambah ribet?" ucap Bunda Corla.
Terkait privasi sendiri memang suatu hal yang tidak bisa sembarangan. Bagi seseorang privasi adalah hal penting yang harus dihargai orang lain. melansir laman Teach Privacy, berikut beberapa alasan mengapa privasi itu penting.
1. Sebagai pembatas
Privasi menjadi batas atas kekuasaan orang lain terhadap diri sendiri. Dengan privasi, ini menjadi batas dari pemerintah, perusahaan, maupun orang lain atas tubuh dan data diri sendiri. Oleh karena itu, privasi penting untuk dimiliki.
Baca Juga: Ternyata Belum Damai, Nikita Mirzani Masih Marah pada Bunda Corla Gegara Hal Ini
2. Sebagai rasa hormat
Privasi menjadi cara untuk seseorang menghormati orang lain. Dengan privasi,, ini menjadi rahasia dan orang lain harus bisa menghormati hal tersebut. Jika dilanggar, itu akan melukai perasaan orang lain serta menunjukkan rasa kurang hormat.
3. Reputasi
Privasi memengaruhi reputasi seseorang. Pasalnya, privasi adalah hal yang bersifat rahasia. Hal ini jika tersebar bisa memengaruhi reputasi seseorang menjadi rusak. Oleh sebab itu, privasi ada untuk reputasi yang baik.
4. Menjaga batasan sosial
Tidak bisa dipungkiri, setiap orang hidup dalam lingkungan sosial. Namun, kehidupan sosial itu juga ada batasan, yaitu privasi. Dengan privasi, ini adalah tempat untuk menyendiri dari pemikiran maupun pandangan orang lain.
5. Kepercayaan
Privasi juga berkaitan dengan kepercayaan. Seseorang yang menghargai privasi itu memiliki kepercayaan yang baik. Apalagi dalam pekerjaan, semua berhubungan pada hal-hal profesional. Oleh sebab itu, adanya kepercayaan untuk tidak melewati batas privasi seseorang.
6. Kontrol atas kehidupan seseorang
Pada beberapa orang seringkali merasa punya kontrol akan kehidupan orang lain. Mereka ini kerap mengambil keputusan dan mengontrol orang lain. Namun, dengan adanya privasi ini membuat orang tersebut mengetahui batasan dirinya.
7. Kebebasan berpikir dan berbicara
Privasi melindungi hal-hal yang bersifat individu. Hal ini akan membuat seseorang bagaimana cara berpikir dan berbicara. Pasalnya, dengan privasi mereka jadi tahu batasan-batasan tertentu.
8. Kebebasan sosial dan politik
Privasi menjaga seseorang meskipun harus bersosialisasi dengan orang lain. Pasalnya, hal ini membuat seseorang mengetahui batasan-batasan dalam bersosialisasi maupun kehidupan politiknya.
9. Kemampuan untuk berubah
Privasi akan membuat seseorang banyak belajar akan kehidupannya. Hal ini akan membuatnya merasa ingin menjadi sosok yang lebih baik jika melakukan kesalahan. Apalagi, mereka tahu kesalahan diri sendiri ada di mana.
10. Tidak perlu membenarkan diri sendiri
Ketika banyak penilaian orang lain, privasi menjadi pelindung. Pasalnya, dengan privasi orang tersebut tidak perlu membuat pembenaran atas diri sendiri. Mereka biasanya akan tahu apa yang dilakukan atau dipercaya oleh diri sendiri itu adalah benar. Oleh karena itu, membuat pembenaran menjadi hal yang tidak penting.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
Terkini
-
Biar Wajah Cepat Putih Pakai Apa? Ini 7 Rekomendasi Tone Up Cream Mulai Rp23 Ribuan
-
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
-
Moisturizer Apa yang Bagus untuk Mencerahkan? Ini 5 Rekomendasinya
-
Apa Boleh Shalat Tahajud setelah Shalat Witir? Simak Panduan Lengkapnya
-
Bolehkah Salat Tarawih Doang tapi Nggak Witir? Cek Penjelasan Hukum dan Keutamaannya
-
35 Kata-Kata Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 2026, Penuh Doa dan Makna
-
Puasa Mulai Hari Rabu atau Kamis? Sudahi Perdebatan Rukyat dan Hisab, Ini Kata Gus Baha
-
Sunscreen Apa yang Cepat Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Rekomendasinya
-
3 Basic Skincare Apa Saja? Ini Kata Dokter Tompi untuk Kulit Lembap Terlindungi
-
Tata Cara Mandi Padusan Sebelum Ramadan dalam Tradisi Jawa dan Niatnya dalam Bahasa Arab