- Padusan adalah tradisi masyarakat Jawa berupa mandi bersama sehari sebelum Ramadan sebagai simbol penyucian diri lahir dan batin.
- Tradisi yang berasal dari era Majapahit ini dilestarikan melalui pendekatan budaya oleh Wali Songo dan terkait Ruwahan.
- Tata cara pelaksanaannya mengikuti mandi wajib Islam, mencakup wudu, niat menghilangkan hadas besar, dan membersihkan tubuh.
Suara.com - Menjelang Ramadan, masyarakat Jawa memiliki satu tradisi yang masih lestari hingga kini, yakni padusan. Tradisi mandi bersama ini dilakukan sehari sebelum memasuki bulan suci sebagai simbol penyucian diri lahir dan batin.
Lalu, bagaimana tata cara mandi padusan sebelum Ramadan dalam tradisi Jawa dan bagaimana niatnya dalam bahasa Arab?
Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Apa Itu Padusan?
Secara bahasa, padusan berasal dari kata adus dalam bahasa Jawa yang berarti mandi. Tradisi ini biasanya dilakukan pada siang hingga sore hari, sehari sebelum 1 Ramadan.
Padusan sudah ada sejak masa Kerajaan Majapahit. Dahulu, para kesatria, pujangga, brahmana, hingga empu melakukan ritual mandi untuk membersihkan diri secara spiritual.
Tradisi ini kemudian tetap bertahan setelah Islam masuk ke Jawa, terutama berkat pendekatan budaya yang dilakukan oleh para Wali Songo, salah satunya Sunan Kalijaga.
Padusan juga tidak bisa dilepaskan dari tradisi Ruwahan, yakni rangkaian ritual di bulan Ruwah (bulan kedelapan dalam kalender Jawa) yang menjadi penutup sebelum Ramadan tiba.
Apakah Padusan Ada dalam Islam?
Baca Juga: Niat Keramas Sebelum Puasa Ramadan 2026 Bahasa Arab dan Latin
Secara syariat, tidak ada dalil khusus yang mewajibkan mandi sehari sebelum Ramadan. Artinya, mandi besar sebelum puasa bukanlah sunnah khusus Ramadan.
Namun, Islam sangat menganjurkan kebersihan dan kesucian. Dalam Al-Qur’an, tepatnya QS. An-Nisa ayat 43, disebutkan kewajiban mandi junub sebelum melaksanakan ibadah tertentu seperti salat.
Mandi wajib dilakukan untuk menghilangkan hadas besar. Sementara untuk puasa Ramadan, mandi wajib tidak menjadi syarat sah, tetapi tetap diperbolehkan sebagai bentuk persiapan spiritual.
Karena itu, padusan lebih dimaknai sebagai tradisi budaya yang selaras dengan nilai kebersihan dalam Islam.
Tata Cara Mandi Padusan Sebelum Ramadan
Meski merupakan tradisi budaya, tata cara padusan umumnya mengikuti tuntunan mandi wajib dalam Islam. Berikut langkah-langkahnya:
1. Membasuh Tangan
Saat masuk ke kamar mandi atau sumber air, basuh kedua tangan sebanyak tiga kali.
Berita Terkait
-
Berapa Bayar Zakat Fitrah Tahun Ini? Cek Nilainya Dalam Rupiah Menurut BAZNAS
-
Apakah Boleh Puasa Pakai Obat Tetes Mata? Ini 5 Rekomendasi yang Aman
-
Niat Keramas Sebelum Puasa Ramadan 2026 Bahasa Arab dan Latin
-
Jadwal Awal Puasa Ramadan 2026 di Berbagai Negara, Indonesia Beda dengan Arab Saudi
-
Update Tarif Listrik Selama Ramadan dan Lebaran 2026
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi