Suara.com - Jisoo Blackpink ternyata sering mengalami kondisi tidak mengenakan tiap kali baru selesai konser. Musik keras serta tenaganya yang terkuras untuk bernyanyi sambil menari kerap menimbulkan gangguan kesehatan.
Salah satu yang cukup sering ia alami yaitu telinga berdenging setiap kali baru selesai konser. Kondisi itu diungkap Jisoo melalui video Vlog YouTube pribadinya, Happy Jisoo.
"Aku baru saja sampai di hotel setelah menyelesaikan konser di Cologne," cerita Jisoo mengawali ceritanya, dikutip Rabu (1/1/2023).
Jisoo menceritakan kondisinya usai Blackpink menggelar konser di Cologne, Jerman, pada Desember lalu. Sambil berbaring di kamar hotelnya, Jisoo bercerita kalau telinganya masih seperti mendengan suara nyaring.
"Setiap kali selesai konser, aku selalu mendengar suara berdenging. Makanya sekarang aku merasa seperti sedang mimpi. Aku selalu merasa sedang bermimpi setelah selesai konser. Itu lah yang aku rasakan sekarang," tutur anggota tertua di Blackpink tersebut.
Terpapar suara keras terlalu lama, seperti saat konser, dan tanpa perlindungan telinga ternyata memang dapat merusak struktur rambut halus di dalam telinga. Dikutip dari Klik Dokter, hal itu lah yang menyebabkan timbulnya suara denging.
Dalam dunia medis, suara denging pada telinga disebut dengan tinnitus. Kondisi itu bisa mengganggu pendengaran jadi tidak nyaman.
Jika dalam kadar yang ringan, tinnitus dapat hilang dalam waktu beberapa hari. Sedangkan bila kondisinya parah, bukan tak mungkin bisa kehilangan kemampuan dengar secara permanen.
Saat mendengar suara yang terlampau keras, atau lebih dari 85 desibel, sel-sel rambut kecil di telinga bagian dalam akan bergetar dan merespons serta mengirim pesan ke otak.
Baca Juga: Netizen +62 Minta Neymar dan Lisa BLACKPINK Nikah, Biar Kalahkan Raffi - Nagita Slavina
Beda halnya jika seseorang hanya mendengar percakapan antarmanusia yang hanya 60 desibel atau kebisingan lalu lintas kota padat yang maksimalnya 85 desibel. Kedua suara itu tidak akan merusak sel-sel rambut kecil di dalam telinga.
Apabila sel rambut halus rusak, mereka tidak akan tumbuh kembali. Kerusakan pada sel-sel itulah yang mengakibatkan otak salah menafsirkan dan akhirnya memunculkan suara denging.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya
-
Urutan Skincare Pigeon Pagi dan Malam agar Kulit Glowing Alami
-
Kulit Sensitif Apa Boleh Pakai Retinol? Ini Tips Aman agar Tidak Iritasi
-
Apa Arti Smudge Proof? Ini 4 Lipstik Tahan Geser yang Awet Seharian
-
4 Shio Paling Hoki 7 Mei 2026: Rezeki Mengalir, Karier dan Cinta Bersinar Besok
-
Apa Beda Waterproof dan Transferproof? Ini 5 Cushion dengan Dua Kelebihan Sekaligus
-
Cushion Somethinc Copy Paste untuk Kulit Apa? Ini Harga dan Kelebihan Produknya
-
Ella Skincare Apakah Sudah BPOM? Ini Faktanya
-
Keberuntungan Berpihak ke 5 Shio Ini Pada 7 Mei 2026, Siap-Siap Cuan!
-
Suka Wangi Minimalis? Intip 7 Parfum Aroma Clean dari Harga Lokal Hingga Luxury