Lifestyle / Komunitas
Kamis, 02 Februari 2023 | 16:26 WIB
Dinda Hauw dan Rey Mbayang [Instagram]

Suara.com - Baru-baru ini pasangan Dinda Hauw dan Rey Mbayang mendapat banyak kritikan dari warganet. Hal ini karena keduanya terlihat memamerkan kemesraan di media sosialnya. Namun, warganet menilai kalau kemesraan keduanya terlihat berlebihan.

Dalam video yang diunggah kembali akun @lambegosiip, memperlihatkan Dinda Hauw yang duduk di pangkuan Rey Mbayang. Namun, keduanya justru melakukan aksi tersebut di tempat umum. Hal ini yang menjadi sorotan warganet.

Pada kolom komentar pada postingan yang diunggah Rabu (1/2/2023) itu, beberapa warganet menuliskan kalau keduanya berlebihan. Sementara banyak warganet yang memperingatkan penyakit ain.

Menurut beberapa warganet, keduanya seharusnya paham dan tahu penyakit ain yang bisa berdampak pada kehamilan Dinda Hauw.

“Kayaknya banyak sih suami yang kayak gitu, termasuk suamiku juga, cuma ya kita masih paham tempat,” komentar salah seorang warganet.

“Semua pasutri pernah lah merasakan romantis sama pasangannya, bedanya emang gak semua harus diumbar, ingat penyakit ain itu ada di mana-mana dan kapan saja akan terjadi,” tulis warganet lainnya.

“Awas penyakit ain," komentar akun lainnya.

“Semua juga karena konten jadi hal biasa, cuma hati-hati aja penyakit ain,” komentar warganet lainnya.

Dinda Hauw Pamer Baby Bump (Instagram/@dindahw)

Terkait penyakit ain mengutip laman Muslim.or.id, ini merupakan penyakit pandangan mata yang dapat membuat seseorang sakit, bahkan meninggal dunia. Sementara dalam penjelasan Al Lajnah Ad Daimah dikatakan:

Baca Juga: Pamer Pangku-pangkuan di Tempat Umum, Rey Mbayang dan Dinda Hauw Dihujat: Katanya Hijrah, Nanti Cerai Terlalu Umbar Kemesraan!

“Ain dari kata ‘aana – ya’iinu yang artinya: terkena sesuatu hal dari mata. Asalnya dari kekaguman orang yang melihat sesuatu, lalu diikuti oleh respon jiwa yang negatif, lalu jiwa tersebut menggunakan media pandangan mata untuk menyalurkan racunnya kepada yang dipandang tersebut” (Fatawa Al Lajnah Ad Daimah, 1/271).

Penjelasan mengenai ain sendiri juga telah dibenarkan adanya oleh Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam. Dalam sebuah hadis, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“Ain itu benar-benar ada! Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ‘ain itu yang bisa” (HR. Muslim no. 2188).

Penyebab

Penyebab ain sendiri diketahui karena hasad atau rasa iri maupun dengki seseorang terhadap nikmat yang dimiliki orang lain. Hanya saja, tidak semua hasad itu bisa menyebabkan ain pada seseorang.

Selain hasad, rasa kagum juga bisa menyebabkan ain pada seseorang. Hal ini karena dalam menunjukkan kekaguman, beberapa orang tidak menyebutkan keindahan atas pemberian Allah.

Load More