Suara.com - Perkembangan industri fesyen lokal semakin pesat. Hal ini tak terlepas dari adanya kebutuhan untuk tampil modis yang menjadi salah cara dalam merepresentasikan diri.
Keberanian tampil dengan gaya otentik juga mulai menjadi perhatian. Salah satunya dengan tampil nyentrik seperti tabrak warna.
Namun dikatakan oleh founder brand fesyen lokal MSMO, Alfiandi, tabrak warna mulai menjadi tren fesyen dalam negeri.
"Tren fesyen saat ini banyak menggunakan warna-warna blok atau warna yang sengaja ditabrak," ujar Alfiandi dikutip dari siaran tertulis, Kamis (2/2/2023).
Ia menyebut, tren tersebut berhasil membuat tampilan lebih menarik. Tak dipungkiri, desain serupa menjadi salah satu desain fesyen yang digemari pelanggannya.
"Dulu orang-orang tidak mengira kalau ini akan jadi perpaduan warna menarik. Kami coba buat desain sedemikian rupa dan ternyata antusias pelanggan sangat baik,” jelasnya lagi.
Namun bagi banyak orang, tampil modis membutuhkan biaya besar. Hal itu pun dibantah oleh Alfiandi. Ia juga mengatakan bagaimana kepercayaan masyarakat terhadap merek lokal semakin meningkat.
"Semua produk kami adalah buatan sendiri. Kami terus memberikan inovasi pada tren fesyen di Indonesia, dengan mengutamakan kepuasan dan kenyamanan pelanggan. Kami berharap kelak bisa bersaing di pasar internasional," ujarnya.
Brand MSMO sendiri menyediakan beragam koleksi pakaian laki-laki dan perempuan dengan harga terjangkau mulai dari Rp59 ribu hingga Rp259 ribu.
Baca Juga: Cewek Kue Mari Merapat! Begini Tips Padu Padan Tabrak Warna Agar Gak Bikin Sakit Mata
"Kami menggunakan bahan grade A dengan rajutan benang sesuai standar kelas A. Kami memiliki tim desainer sendiri dan kolaborasikan ide fashion desainer dengan produk-produk yang sudah ada di pasaran," lanjut Alfiandi.
Hingga saat ini produk MSMO telah dijual melalui online, baik marketplace maupun Instagram resmi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil