Suara.com - Setelah viral karena dianggap membuat konten prank menyodorkan payudara kepada para ojek online atau ojol saat dan menimbulkan ketidaknyamanan. Konten Kreator bernama Talpav itu menyampaikan klarifikasi.
Klarifikasi itu, berupa ia mengatakan tidak ada niat untuk menempelkan payudaranya kepada orang yang ditargetkan menjadi sasaran prank, dengan dalih bertanya arah jalan.
"Di sini gue dikritik darj beberapa pihak dan platform, dimana katanya gue nempelin payudara gue ke orang yang lagi gue prank. Gue ngerti kalau interpretasi orang begitu, padahal intensi gue nggak begitu sama sekali," ungkap Talpav melalui video TikToknya yang beredar di Twitter dilihat suara.com, Jumat (3/2/2023).
Menurut perempuan yang saat membuat konten menggunakan tanktop putih itu, tujuan pembuatan konten hanya untuk melihat respon saat orang berbicara dengan wajah dari jarak dekat.
"Di video ini intensi gue pure adalah ngomong kedeketan ke orang dengan mendekatkan muka gue sedeket mungkin ke telinga mereka. Bukan sama sekali nempelin payudara gue," jelasnya.
Tapi sayangnya kata Talpav, postur tubuhnya yang lebih pendek dari lawan bicara membuatnya kesulitan mencapai telinga orang tersebut, yang hasilnya malah terlihat ia seperti menyodorkan payudaranya.
"Cuma karena posisi duduk dan tinggi gue untuk gue bisa sampai ke kuping orangnya, kelihatannya kayak gue nempelin payudara gue. Padahal nggak sama sekali," pungkasnya.
Namun setelah video klarifikasi ini juga ikut viral, bukannya nama baiknya kembali terangkat tapi malah panen hujatan dari netizen yang menyarankan sebaiknya tidak membuat konten tersebut.
"Gue gak paham dimana lu ngedeketin congor lu ke telinga orang tuh gimana maksudnya? Apa congor lu itu pindah ke pent*l tet* lu apa gmn? Gue masih gak paham," komentar @dessiw31.
Baca Juga: Nunung Divonis Terkena Kanker Payudara, Akui Hanya Bisa Diam dan Takut Jalani Kemoterapi
"Ngapain juga bikin konten dengan gaya kek gtu, serasa merendahkan dirimu sendiri," timpal @Medisha9.
"Netijen emang ada-ada aja ngeselin, tolong donk! jangan salahin ceweknya, salahin payudaranya! Kenapa mereka malah tumbuh di dadanya, coba kalau tumbuh di punggung atau lututnya mungkin lebih save dan sopan," sambung @vrambanan.
Bikin Ojol Gak Nyaman Nempel-Nempel
Sebelumnya viral seorang perempuan condongkan payudara ke arah para driver ojek online alias Ojol dengan alasan menanyakan jalan. Melihat ini, netizen heboh dan menganggap sebagai pelecehan seksual yang dilakukan perempuan kepada lelaki.
Pelecehan seksual adalah tindakan seksual yang tidak diinginkan, menyebabkan pelanggaran dan ketidaknyamanan, dan dapat berbahaya secara fisik dan mental.
Dalam video yang dibagikan akun instagram @dramaojol.id, dilihat suara.com, Kamis (26/1/2023) terlihat perempuan rambut sebahu menggunakan rok hitam di bawah lutut, dengan tanktop putih yang cukup ketat menghampiri para driver ojol di pinggir jalan untuk bertanya arah.
Alih-alih bertanya dengan memberikan jarak, perempuan tersebut bertanya dengan jarak yang sangat dekat, baik dari wajah hingga tubuhnya. Termasuk juga postur tubuhnya terlihat mencondongkan dada alias payudaranya ke arah para driver ojol tersebut.
Bahkan dari video itu, terlihat beberapa driver Ojol tidak nyaman dengan gestur yang diberikan perempuan tersebut.
"Jangan dekat-dekat dulu," ujar seorang driver Ojol bertopi seraya berusaha menghalangi tubuhnya menggunakan lengan dari dada perempuan tersebut.
"Biar kedengaran soalnya," sahut perempuan itu blak-blakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
KPK Periksa Stafsus Menhut Raja Juli, Dalami Dugaan Suap Bupati Kuansing
-
Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah PON Aceh-Sumatera Utara Langsung Ditahan
-
Kredit Mobil Brio: Berapa Gaji Minimal yang Aman? Begini Simulasinya
-
Jangan Ukur Keberhasilan Politik dari Banyaknya Rapat dan Sorotan Kamera
-
Karhutla Kalimantan Makin Parah, Airlangga: Kegiatan Ekonomi Terganggu
-
9 Rekomendasi Skin Tint Ringan untuk Tampilan Segar dan Anti Dempul
-
KPK Bongkar Dugaan Rasuah di Pemkab Bogor, Upah Pungut hingga Pengadaan Barang Disorot
-
Krisis Air Bersih Meluas di Makassar, Ini Kecamatan Terdampak dan Cara Lapor
-
Sudah Disambut Baik, Pramono Anung Izinkan Warga Pati Demo di Jakarta: Itu Dijamin Demokrasi!
-
Terseret Kasus Suap Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Ditangkap KPK