Suara.com - Pangeran Harry dan Meghan Markle ingin mendapatkan kepastian kalau mereka tidak akan disudutkan soleh keluarga kerajaan bila hadir ke acara penobatan Raja Charles III pada Mei nanti.
Pasangan itu bahkan memberikan ultimatum kepada Istana Keningston bahwa mereka tidak akan datang bila masih diperlakukan tidak baik oleh keluarga Harry di Inggris.
Duke dan Duchess of Sussex itu dilaporkan ingin disambut dengan suasana yang baik pada saat kedatangan mereka. Sebab saat kunjungan terakhirnya mereka ke Inggris saat acara Queen's Platinum Jubilee dan pemakaman Ratu Elizabeth tahun lalu, Harry dan Meghan merasa tidak disambut dengan baik.
"Harry sudah sangat jelas dan posisinya tidak goyah. Dia tidak akan datang jika dia merasa suasananya akan sama toxicnya dengan saat Ratu's Platinum Jubilee dan pemakaman," kata seorang sumber kepada Mirror.
Menurut sumber tersebut, Harry sebenarnya ingin berdamai dengan keluarganya di tengah segala polemik yang terjadi sejak ia dan Meghan memutuskan untuk keluar sebagai anggota kerajaan senior pada Januari 2020.
"Dia bilang ingin berdamai dengan keluarganya dan itu panggilan mereka, tapi sejauh ini tidak ada yang berubah," kata sumber tersebut.
Penobatan Raja Charles itu akan digelar di Westminster Abbey, London oada 6 Mei 2023. Tanggal itu bahkan bertepatan dengan ulang tahun keempat putra Meghan dan Harry, Archie.
Di sisi lain, Raja Charles sendiri ingin putra bungsu dan menantunya itu pulang ke Inggris. Ia bahkan meminta tolong kepada Uskup Agung Canterbury untuk bantu mencapai kesepakatan dengan pasangan itu agar mau menghadiri penobatannya sebagai Raja pada Mei mendatang.
Raja diperkirakan telah mendekati Justin Welby untuk membuka jalan bagi kepada Harry dan Meghan agar hadir, meskipun masih terjadi perselisihan antara keluarga pasca peluncuran buku terharu Harry berjudul 'Spare'.
Baca Juga: Penobatan Raja Charles di Kerajaan Inggris akan Dirayakan dengan Prosesi Tradisional
Pembahasan tentang apakah pasangan itu akan hadir saat upacara Westminster Abbey pada bulan Mei nanti telah jadi perbincangan sejak Charles naik tahta tahun lalu.
Diberitakan oleh Mirror bahwa Raja Cahrles merasa ketidakhadiran Harry dan Meghan bisa menimbulkan rumor yang lebih besar, dibandingkan bila mereka datang. Oleh sebab itu, Charles siap untuk menawarkan konsesi dalam membujuk mereka agar hadir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Apa Itu Munggahan? Kenali Makna Tradisi untuk Menyambut Bulan Ramadan
-
5 Skincare Terbaik untuk Rutinitas Harian Menurut Dokter Estetika Kamila Jaidi
-
Jadwal Pencairan TPG, THR, dan Gaji ke-13 Guru 2026, Ini Rincian Lengkapnya
-
Bolehkah Pakai Lip Balm saat Puasa? Ini 5 Rekomendasi Produk yang Tidak Berwarna
-
4 Sepeda Lipat yang Ringan tapi Bagus, Cocok Buat Gowes Sehari-hari
-
Apakah Stretch Mark Bisa Hilang? Ini 3 Rekomendasi Krim untuk Memudarkannya
-
Kalau Skin Barrier Rusak Harus Pakai Apa? Ini 10 Langkah Memperbaikinya
-
5 Rekomendasi Sepeda Lipat Harga Rp1 Jutaan, Hemat dan Praktis untuk Harian
-
Apa Itu Tonic Immobility dan Kenapa Korban Pelecehan Tidak Bisa Melawan?
-
Salat Tarawih Berapa Rakaat? Ini Penjelasan Detail Menurut Berbagai Mazhab