Suara.com - Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri baru-baru ini menuai banyak kritik mengenai ucapannya tentang tinggi badan. Pasalnya, Megawati itu menyinggung jika ia tidak ingin cucunya memiliki kekasih yang pendek dan jelek.
Ucapan Megawati Soekarnoputri ini dikatakan langsung saat menjadi keynote space pada Seminar Nasional Pancasila dalam Tindakan: Gerakan Semesta Berencana Mencegah Stunting, Kekerasan Seksual pada Anak dan Perempuan, Kekerasan dalam Rumah Tangga, serta Mengantisipasi Bencana yang digelar BKKBN, BPIP dan BRIN.
"Jadi sekarang aku bilang, 'kalau ada yang naksir, enggak usah kelenger dulu ya. Dijejer-jejer aja, liatin dulu supaya tanding, jangan cari yang pendek ya," ucap Megawati, Jumat (17/2/2023).
Megawati menjelaskan, tinggi badan tersebut akan sangat memengaruhi anak dari cucunya itu. Ia menambahkan, hal ini karena tinggi badan akan berpengaruh berdasarkan ilmu genetika. Oleh sebab itu, ia berharap cucunya dapat memiliki pacar dengan tinggi 180 cm.
"Saya bilang dari sisi ilmu genetika, itu merusak banget. Aduh enggak dah. Hayo ketawa loh. Wah iya-loh. Pokoknya saya ceplas ceplos. Loh, iya dong, maunya 180 (cm). Saya ngomongin dong ke cucu saya, yang keren dong, ganteng," ujarnya.
Ucapan Megawati itu langsung menuai banyak kritik. Ada juga yang mengomentari kalau tinggi badan tidak hanya dipengaruhi karena faktor keturunan. Bahkan beberapa mengatakan kalau Megawati telah melakukan body shaming pada orang-orang yang bertubuh pendek.
Namun, sebenarnya benarkah genetik memengaruhi tinggi seseorang? Selain itu, apa saja faktor lain yang memengaruhi tinggi seseorang?
Mengutip SehatQ, dr. Pany menjelaskan, faktor keturunan atau genetik memang memengaruhi tinggi seseorang. Ketika orang tua pendek, itu akan membuat anaknya mengalami hal yang sama. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan sang anak bisa tinggi.
Pasalnya, tinggi seseorang sendiri juga dipengaruhi berbagai faktor lain, seperti nutrisi yang masuk, lingkungan, hingga kondisi medis atau penyakit yang memengaruhi pertumbuhan tulang.
Baca Juga: Blak-Blakan, Megawati Tak Mau Cucunya Punya Pacar Pendek dan Jelek
Jika nutrisi anak baik, itu akan memengaruhi tumbuh dan kembang, termasuk tingginya. Hal itu karena nutrisi akan membantu membangun struktur tulang dengan optimal.
Selain itu, ada beberapa cara juga yang orang tua dapat lakukan untuk mengoptimalkan tinggi anak, di antaranya sebagai berikut.
- Memberikan nutrisi yang lengkap pada anak, khususnya mengandung protein dan kalsium.
- Memberikan suplemen kalsium, mineral, dan multivitamin yang membantu pertumbuhan anak.
- Memiliki waktu tidur yang cukup agar hormon pertumbuhan dapat bekerja dengan baik.
- Berolahraga atau aktivitas fisik yang membantu tinggi anak.
- Menjaga kesehatan fisik.
Jika anak mengalami kelainan pertumbuhan, dapat segera memeriksa ke dokter. Dengan begitu, orang tua dapat mengetahui apakah anaknya memiliki masalah pertumbuhan atau tidak.
Berita Terkait
-
Rafathar Narsis Tempel Stiker di Mobil Raffi Ahmad, Tinggi Badan Orang Indonesia Cocok Jadi Pacar Cucu Megawati?
-
5 Ucapan Kontroversial Megawati Soekarnoputri yang Bikin Geleng-Geleng: Ngaku Karismatik Hingga Singgung Tukang Bakso
-
Megawati Heran Ibu-Ibu Senang Ngaji Dicela Netizen: Kok Makin Tua, Semakin Kayak Anak Kecil?
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari Tebar Kurban 17 Sapi, Satu Berbobot 1.280 Kg
-
Debu di Sudut Rumah hingga Kasur Bisa Picu Alergi, Kebiasaan Bersih Harian Makin Penting
-
4 Shio yang Beruntung Mulai 29 Mei 2026, Hidup Terasa Lebih Mudah
-
Pakai Apa untuk Memperbaiki Skin Barrier? Ini 5 Kandungan Skincare yang Cocok
-
Tukar Poin Jadi Hewan Kurban, Begini Cara Mudah Berbagi di Iduladha
-
12 Urutan Zodiak yang Paling Pelit dan Tak Suka Berbagi
-
Bisakah Isu Krisis Iklim Dibuat Lebih Dekat dengan Anak Muda? Komunitas Ini Ungkap Strateginya
-
5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
-
Long Weekend Bingung Menginap di Mana? Ini 3 Tipe Hotel yang Bisa Disesuaikan dengan Mood Liburanmu