Suara.com - Heboh sosok Mario Dandy Satriyo, putra Pejabat Eselon II Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, Rafael Alun Trisambodo jadi trending topic di Twitter karena pamer harta dan aniaya remaja bernama David.
Aksi Mario memamerkan harta dilakukan di media sosial, salah satu yang jadi pembicaraan saat ia menggunakan motor gede atau moge. Aksinya menggunakan moge ini, terkesan ugal-ugalan dan pamer aksi, dan jauh dari definisi rendah hati.
Melihat perilaku ini, banyak netizen yang menyayangkan aksi Mario, karena ia merupakan anak seorang pejabat yang harusnya bisa menjadi contoh perilaku sopan santun, termasuk menahan diri untuk pamer kekayaan.
Sementara itu mengutip The National News, Rabu (22/2/2023) JP Morgan Private Bank mengatakan beberapa pengetahuan keuangan yang harus diajarkan orangtua yang berkedudukan kepada anaknya agar tidak pamer atau bertindak semena-mena.
Beberapa keterampilan itu yakni harus tetap mencari penghasilan, menabung uang dengan baik, menggunakan uang dengan bijak, dan terhadap berbagi dengan seksama, termasuk menginfestasikan uangnya dengan baik.
“Intinya, sebagai orang tua wajib mengerjakan anak mengambil keputusan dan penilaian yang baik berdasarkan nilai-nilai keluarga,” kata Perwakilan JP Morgqn Private Bankz Prabhu.
Selain itu menyadur Hello Sehat, ada beberapa cara yang bisa diterapkan orangtua agar anak tetap rendah hati, dan bisa menghargai orang sekitar:
1. Menjadi Contoh yang Baik
Perlu diketahui bahwa perilaku anak merupakan cerminan dari perilaku orang tuanya. Oleh karena itu, mengajarkan rendah hati perlu dimulai dari diri sendiri sebagai orang tua.
Sifat rendah hati bisa diterapkan sebagai prinsip hidup dan keluarga sehari-hari. Dengan memulai dari lingkungan keluarga dulu, anak akan terbiasa mengikuti sifat tersebut.
2. Buat kalender rendah hati
Anak-anak membutuhkan pengingat harian untuk mengembangkan karakternya. Buatlah kalender rendah hati untuk mencatat apa yang sudah dilakukan si kecil hari ini. Bisa menggunakan kalender bekas atau kalender bagian belakang yang kosong.
3. Hindari Menyalahkan Orang Lain
Saat si kecil mendapatkan prestasi atau nilai yang bagus di sekolah, berikan pujian padanya. Namun, jika ia mendapat nilai jelek, jangan langsung memarahinya atau bahkan menyalahkan gurunya. Saat orangtua menunjukkan perbuatan menyalahkan orang lain, anak dapat menirunya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Terpopuler: Dicopot Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Segini Tapi Kekayaannya...
-
5 Lipstik Lokal untuk Makeup Bold, Warna Intens Elegan dan Tahan Seharian
-
Mengapa Benjamin Netanyahu Mengubah Namanya? Ini Nama Asli PM Israel
-
Profil Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi
-
5 Parfum Ahmed Al Maghribi Termurah, Wangi Mewah ala Asia Tengah
-
6 Shio Paling Hoki pada 11 April 2026: Banjir Cuan di Akhir Pekan
-
5 Urutan Skincare Pagi Azarine Bright & Glow Booster untuk Mencerahkan Wajah Kusam
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Mirip Onitsuka Tiger, Harga Mulai Rp 100 Ribuan
-
Harga 4 Parfum Refill YSL, Wangi Mewah dan Tahan Lama
-
Harga Sabun Cuci Muka Barber Daily Berapa? 3 Tipe Facewash Terbaik Buat Pria