Suara.com - Video David dianiaya oleh Mario Dandy Satrio beredar viral di Twitter, memperlihatkan betapa kejamnya kekerasan yang dilakukan putra Pejabat Kementerian Keuangan, Rafael Alun Trisambodo itu. Tahukah Anda bahaya menonton kekerasan seperti ini bisa membahayakan kesehatan mental loh!
Dalam video yang dibagikan akun @ZoeHelmiLubis1, dilihat suara.com, Jumat (24/2/2022) terlihat lelaki yang diduga sebagai David sudah terbaring lemas di tengah jalan, tapi penganiaya yang diduga Mario masih saja menendang, bahkan hingga terus menginjak kepala anak pengurus GP Ansor itu.
Beberapa netizen yang melihat ini, mengaku miris dan tidak kuasa melihat aksi Mario sebagai orang dewasa berusia 21 tahun, melakukan tindakan brutal kepada David yang masih berusia anak.
Jika ada yang merasa takut dan tidak tega melihat video aksi penganiayaan seperti yang dilakukan Mario itu normal kok. Ini karena menonton video atau peristiwa kekerasan di berita atau di media sosial bisa memicu depresi, kecemasan atau PTSD (gangguan stres pasca trauma).
Mengutip Psychology Today, saat menonton aksi kekerasan ini artinya membombardir dan menyerang diri sendiri dengan gambar-gambar kekerasan tanpa bisa berhenti atau membantu.
Namun bagi orang dengan riwayat PTSD, melihat video kekerasan bisa menyebabkan gejala seperti kilas balik atau flashback.
Sedangkan menonton berita kekerasan berulang bisa meningkatkan ketakutan dan kecemasan penontonnya, bahkan bisa menimbulkan masalah kesehatan mental.
Ini juga sesuai dengan penelitian yang dilakukan Pfefferbaum di 2014 menemukan, berita bencana di televisi khususnya terorisme bisa meningkatkan kasus PTSD, depresi, kecemasan, stres atau penggunaan obat terlarang di masyarakat.
Jadi solusinya berhenti menyebarkan dan menonton video maupun melihat gambar kekerasan. Bisa juga dengan mengatur filter di laman pencarian tentang kekerasan, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Universitas Prasetiya Mulya Pecat Mahasiswanya yang Melakukan Tindakan Kekerasan
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Ayah Dicopot dari Pejabat Pajak, Mario Dandy di-DO dari Kampus Usai Aniaya David Diduga demi Pacar
-
Ragam Hasutan yang Bikin Mario Dandy 'Kesetanan' Hajar David sampai Koma
-
Tindakan Biadab Bisa Akibatkan David Meninggal, Komisi III Usul Mario Dandy Dijerat Pasal Percobaan Pembunuhan Berencana
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara