Suara.com - Vagina atau Miss V kering kerap kali menjadi permasalahan bagi kaum hawa. Pasalnya, Miss V kering dapat membuat rasa kurang nyaman, bahkan hingga terasa nyeri.
Melansir dari Alodokter, dalam kondisi normal, vagina akan terasa lembap karena cairan pelumas yang diproduksi leher rahim atau serviks serta kelenjar Bartholin. Produksi cairan tersebut umumnya meningkat ketika adanya ransangan seksual.
Perasaan tak nyaman atau nyeri pada Miss V kering semakin terasa ketika berhubungan seksual. Penyebab Miss V kering pun cukup beragam mulai dari menopause, sedang hamil, menyusui, baru melahirkan, stres, iritasi vagina, kebiasaan merokok, penggunaan produk yang tak sesuai, dan lainnya.
Lantas bagaimana cara mengatasi Miss V kering sebelum bercinta? Suara.com telah merangkum 5 cara mengatasi Miss V kering yang bisa dilakukan dengan mudah. Yuk kita simak!
1. Foreplay lebih lama
Ransangan yang dilakukan sebelum penetrasi ini cukup penting. Pasalnya, cara ini dapat membantu merangsang produksi cairan pelumas vagina secara alami.
2. Memakai pelumas
Sebelum berhubungan seks, menggunakan pelumas berbahan dasar air bisa jadi pilihan tepat. Pelumas vagina jenis ini mampus membuat vagina ebih basah dan lembap sehingga penetrasi lebih mudah dan mengurangi rasa nyeri ketika berhubungan seksual.
3. Menggunakan cincin estrogen vagina.
Baca Juga: Agar Gairah Ranjang Makin Berkobar, Bisakah Miss V Dibuat Rapat?
Cincin esterogen vagina digunakan dengan cara memasukkan ke dalam vagina. Benda ini diganti setiap 12 minggu dan dapat melepaskan hormon esterogen secara bertahap untuk meningkatkan produksi cairan.
4. Pelembap vagina
Pelembap vagina umumnya berupa krim atau gel. Gunakanlah pelembap yaang tak mengandung pewangi agar tidak menyebabkan iritasi.
5. Mengoleskan krim estrogen vagina
Krim estrogen vagina digunakan setiap hari selama 1 sampai 2 minggu dan akan dikurangi frekuensi pemakaiannya sesuai anjuran dokter. Krim ini biasanya digunakan di dalam vagina menggunakan aplikator khusus.
Itulah 5 cara mengatasi MIss V kering yang bisa dilakukan agar bercinta terasa lebih nyaman. Penggunaan cincin dan krim estrogen vagina sebaiknya dikonsultasikan lebih dulu kepada dokter untuk mengetahui anjuran dan larangan yang lebih rinci.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Cara Autentikasi Andal by Taspen, Pensiunan Bisa Verifikasi dari Rumah Tanpa Antre
-
5 Vitamin Terbaik untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah
-
Lebih dari Sekadar Nilai Akademik: Mengapa Empati Adalah Kunci Masa Depan Anak?
-
Update Harga BBM Swasta 1 April 2026 di SPBU Shell, BP-AKR, dan Vivo
-
Apa Aroma Parfum Wanita yang Disukai Pria? Ini 5 Rekomendasinya
-
7 Moisturizer Krim untuk Skin Barrier Rusak, Ampuh Melembapkan dan Menenangkan Kulit
-
Asal-usul 'Pokoknya Ada' yang Viral dan Jadi Meme di Media Sosial
-
5 Produk Bleaching Rambut Murah yang Aman dan Hasil Warnanya Tahan Lama
-
Berapa Harga Pertalite per 1 April 2026? Ini Update Harga BBM Terbaru
-
Berapa Harga Pertamax per 1 April 2026? Ini Update Harga BBM Terbaru