Suara.com - Sandra Dewi rupanya menjadi ibu yang enggan berkompromi bila anaknya sakit. Sehingga, ia akan sangat bergantung terhadap obat kimia tiap kali anaknya sakit.
Sandra Dewi mengaku kalau dirinya bukan sosok ibu idealis yang menjauhkan anak dari obat kimia saat sudah bergejala sakit.
"Saya bukan ibu idealis yang kalau anak sakit panas udah 39 (derajat) masih gak mau kasih obat. Dokter bilang kalau udah sakit sampai 38 (derajat) kasih obat. Jadi saya selalu sediakan obat penurun panas di rumah," cerita Sandra Dewi saat konferensi pers bersama obat demam Proris di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Berkaca dari pengalaman temannya seorang ibu idealis yang sering kali menunda anaknya diberikan obat kimia saatnsedang sakit demam. Alhasil, demamnya tidak kunjung turun bahkan berujung kejang.
"Saya ada teman idealis, anaknya sakit panas udah 39 gak mau kasih obat. Jadinya anaknya demam sampau kejang. Itu kenapa saya merasa penanganan pertama anak sakit itu sangat penting," ujarnya.
Menurut Sandra Dewi, sebagai ibu harus pintar dalam merawat anak sakit. Sempat merasa bodoh sebagai ibu ketika baru memiliki anak, istri Harvey Moeis itu makin banyak belajar dan pengalaman merawat anak sakit setelah punya dua orang anak.
"Sekarang sudah lumayan pinter ya," kelakar Sandra Dewi.
Bahkan, ia merasa anak-anaknya kini bisa sembuh lebih cepat tiap kali sakit. Meski masih balita, dua anak Sandra Dewi rupanya telah punya aktivitas yang padat. Walau begitu, ia tak khawatir anak-anaknya akan sakit kelelahan.
"Di sekolah pada bilang 'Sandra kok anaknya gak pernah sakit?' Sebenarnya sakit juga, apalagi mereka sekolah dari jam 8 pagi sampai 3 sore. Jadi virus pasti ada. Anak saya sering sakit, tapi sering tidak terlihat. Karena sumeng sedikit sudah saya kasih obat," ungkapnya.
Baca Juga: Sandra Dewi Ungkap Pengalamannya Pernah Jadi Ibu Bodoh dan Gampang Panik, Kok Bisa?
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya
-
Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya
-
5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli
-
Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet
-
4 Kipas Angin Hemat Listrik yang Sejuk dan Ramah Tagihan Bulanan, Andalan saat Cuaca Panas
-
7 Jersey Original Murah Piala Dunia 2026: Mulai Rp300 Ribuan, Asli Adidas dan Nike!
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size
-
3 Sunscreen di Bawah Rp20 Ribu dengan SPF Tinggi, Anti-Kantong Kering In This Economy
-
Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
-
3 Pilihan Sepatu Lari Brodo: Kualitas Jempolan, Cocok untuk Pemula hingga Profesional