Suara.com - Putra bungsu Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Rayyanza Malik Ahmad atau Cipung, memang telah jadi selebriti sejak lahir. Parasnya yang imut dan wajahnya yamh ekspresif juga kerap membuat publik gemas dengan bayi satu tahun tersebut.
Tak heran kalau adik Rafathar Malik Ahmad itu juga jadi punya banyak penggemar.
Bahkan, baru-baru ini, sebuah video viral memperlihatkan bagaimana Rayyanza Cipung diserbu para emak-emak yang gemas dengan sosoknya. Video yang diunggah kembali oleh akun Twitter @dwicxxx memperlihatkan adik Rayyanza tengah berada di salah satu mall di Jakarta.
Ia tampak digendong oleh pengasuhnya, suster Rini, yang berusaha berlari untuk menghindari kerubungan para fans yang mendadak mengejar dan berteriak histeris melihatnya. Mereka juga menyodorkan ponsel untuk merekam dan memotret Rayyanza.
Keadaan nampak begitu heboh, hingga ekspresi Rayyanza terlihat terkejut dengan ekspresi panik.
Ditemui secara terpisah, adik Nagita Slavina, Caca Tengker, yang juga seorang psikolog mengatakan bahwa kejadian tersebut bisa iya atau pun tidak menimbulkan trauma terhadap keponakannya itu.
"Trauma kita nggak ada yang pernah tahu sampai dia sudah menunjukkan tanda-tandanya. Apalagi umur segitu kita kan belum tahu. Jadi mungkin aku belum bisa komentar soal itu karena belum lihat videonya juga," kata Caca ditemui di Bale Nusa, Jakarta, Rabu (8/3/2023).
Meski begitu, Caca mengingatkan, kalau orang dewasa seharusnya bisa lebih menahan diri terhadap anak-anak. Sekalipun gemas dengan bayi orang lain, tetapi lakukan tindakan pemaksaan hingga membuat anak menunjukan ekspresi takut, menurut Caca, juga sudak tidak sopan.
"Kita sayang, kita care, boleh. Tapi untuk melewati batasan apakah itu etis? Kayaknya enggak. Jadi kalau kita mau bertindak seperti orang dewasa, ya kita juga harus mengingat-ingat bahwa kita lebih bisa meregulasi diri. Jadi kita yang tahan-tahan sendiri," ujar Caca.
Baca Juga: Cipung Makin Cerewet Bikin Sus Rini Mulai Belajar Mental, Ternyata...
Apabila bertemu dengan anak orang lain yang terlihat menggemaskan, Caca menyarankan untuk lebih dulu bertanya kepada orangtuanya apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan kepada anak tersebut. B
"Kalau misalnya kita nggak kenal, baiknya kita sebagai orang dewasa yang harusnya bisa meregulasi diri. Kalau kita enggak kuat, kita pengen cubit, apa bedanya kita sama anak kecil. Kalau kita mau menghargai sesuatu, kita juga harus menghargai batasannya bahwa anak itu bukan punya kita, itu anak orang," pesan Caca.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan