Suara.com - Indonesia dikenal memiliki kuliner nikmat di setiap daerah. Salah satu sajian yang banyak digamari adalah pempek dari Palembang.
Siapa sangka, pempek masuk ke dalam 5 besar olahan seafood terenak di dunia versi Taste Atlas. Pempek menduduki posisi ke-4 untuk makanan laut terbaik di dunia. Posisi ini bahkan berada di atas sushi Jepang yang duduk di peringkat 5 dan 6.
Pempek mendapat nilai 4,7 dari 5 yang membuatnya masuk ke dalam 5 besar. Sajian yang dibuat dengan bahan dasar ikan halus dan tepung ini berhasil mengalahkan beragam olahan seafood lainnya di seluruh dunia.
Di peringkat satu, ada ameijoas a bulhao pato dari portugal, lalu peringkat dua olahan dari Perancis, gambas al ajillo, dan di posisi ketiga ada ceviche mixto dari peru.
Melansir dari laman Taste Atlas, awalnya pempek dibuat lantaran masyarakat Palembang bosan dengan olahan ikan yang hanya sekedar digoreng dan dibakar. Pempek umumnya menggunakan daging ikan tenggiri dan disajikan dengan kuah cukp, mi, dan juga timun.
Cita rasa pempek yang gurih lalu dipadukan dengan kuah cuko yang manis, pedas, dan sedikit asam membuat cita rasa sajian ini begitu kaya. Tak heran, banyak yang menyukai olahan khas Palembang ini.
Sementara itu, Taste Atlas adalah situs kuliner Kroasia yang membahas tentang berbagai hidangan. Mulai dari sajian tradisional, bahan-bahan lokal, hingga restoran autentik mereka ulas secara berimbang. Bahkan, situs ini sudah meninjau puluhan ribu makanan dan minuman di seluruh dunia.
Masuknya pempek ke dalam 5 besar olahan seafood terenak di dunia tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Bagaimana pendapat Anda tentang hal ini? Apakah Anda termasuk pecinta pempek?
Baca Juga: Berlokasi di Tengah Pemukiman Warga, Warung Pempek Ini Punya Suasana Homey Super Estetik!
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam