Suara.com - Bagi sebagian wanita seringkali mengenakan celana dalam yang ketat. Hal ini karena memakai celana dalam ketat dapat menunjukkan bentuk tubuh yang seksi sehingga terlihat menarik.
Namun, tahukah Anda kalau kebiasaan mengenakan celana dalam yang ketat dapat memberikan efek buruk pada miss v? Melansir laman Healthnews, mengenakan celana dalam ketat dapat menyebabkan berbagai masalah pada miss v.
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Dr. Melanie Bone mengatakan, penggunaan celana dalam ketat dapat menyebabkan lecet di area miss v. Penggunaan celana dalam yang ketat juga mendorong pertumbuhan jamur akibat miss v yang lembab.
Sebab hal tersebut, penggunaan celana dalam yang ketat mendorong wanita mengalami infeksi jamur pada miss v. Hal ini terjadi karena pertumbuhan jamur akibat celana dalam ketat itu menjadi tidak terkontrol.
Bukan hanya jamur pada miss v, penggunaan celana dalam ketat juga mendorong wanita alami infeksi saluran kemih (ISK). Celana ketat tersebut menekan area miss v sehingga menyebabkan berbagai gejala seperti buang air kecil, kram perut, hingga urine berdarah.
Bagi wanita yang menggunakan celana dalam ketat juga berisiko alami iritasi vagina dan vulva. Kondisi ini disebabkan bahan celana dalam yang membuat area miss v menjadi lembab. Ketika mengalami iritasi ini, biasanya wanita akan mengalami berbagai gejala di antaranya:
- Rasa terbakar atau gatal
- Area miss v yang merah dan bengkak
- Rasa tidak nyaman dan keputihan
- Retak pada kulit
- Rasa sakit saat berhubungan seks
- Rambut kemaluan yang tumbuh ke dalam. Hal ini membuat area miss v menjadi gatal dan memerah.
Sebab berbagai risiko yang timbul, para wanita disarankan untuk mengenakan celana dalam yang tidak terlalu ketat. Selain itu, menggunakan celana dalam dengan bahan katun juga membuat miss v menjadi lebih bebas bernapas.
Hal tersebut akan mencegah munculnya bau tidak sedap pada area miss v. Oleh sebab itu, para wanita harus mempertimbangkan jika ingin memakai celana dalam yang ketat. Jangan sampai penggunaan celana dalam ketat itu malah menimbulkan masalah pada kesehatan area miss v.
Baca Juga: Miss V Punya Kamu Becek dan Bau, Simak Cara Keluarkan Bakteri dan Sel Mati
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Ramalan Zodiak Besok 5 Februari 2026, Siapa Saja yang Diprediksi Paling Hoki?
-
Kapan Mulai Cuti Bersama Lebaran 2026? Ini Aturan Resminya
-
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
-
5 Ide Kado Valentine untuk Suami atau Istri, Bikin Hubungan Makin Harmonis
-
5 Shio Paling Mujur dan Hoki Besok 5 Februari 2026, Cek Apakah Kamu Termasuk!
-
Urutan Skincare Malam untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Tetap Kencang
-
Tempat Curhat Ternyaman, Ini 6 Zodiak yang Dikenal Paling Jago Jadi Pendengar
-
Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
-
Trik Skin Prep agar Foundation Tidak Cakey di Kulit Bertekstur, Rahasia Makeup Mulus Seharian!
-
5 Body Mist Supermarket yang Aromanya Mirip Parfum Jutaan Rupiah