Suara.com - Kecanduan seks, juga dikenal sebagai gangguan perilaku seksual kompulsif, adalah suatu kondisi di mana kamu mengalami pola fantasi, dorongan.
Kondisi ini juga kerap dikenal dengan perilaku seksual yang terus-menerus dan berulang yang mengganggu kemampuan seseorang untuk berfungsi secara efektif dalam domain pribadi, sosial, atau pekerjaan. Seringkali orang sulit membedakan sampai batasan mana bisa disebut kecanduan seks.
Berikut lima tanda yang menunjukkan bahwa kamu atau orang yang kamu kenal kecanduan seks seperti dikutip dari Times of India.
Dorongan seksual yang tak terkendali
Salah satu tanda kecanduan seksual yang paling umum adalah ketika kamu memiliki dorongan tak terkendali untuk melakukan aktivitas seksual. kamu menghabiskan banyak waktu memikirkan tentang seks, menonton pornografi, atau mencari pengalaman seksual.
Terus-menerus terlibat dalam perilaku seksual berisiko
Tanda kecanduan seksual lainnya adalah terus-menerus terlibat dalam perilaku seksual yang berisiko, seperti melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan banyak pasangan atau terlibat dalam pekerjaan seks. Individu dengan kecanduan seksual mungkin menyadari potensi risiko tetapi tidak dapat menghentikan diri mereka sendiri.
Kesulitan mengendalikan perilaku seksual
Seseorang dengan kecanduan seksual mungkin merasa sulit untuk mengontrol perilaku seksual mereka meskipun ada konsekuensi negatif yang mungkin terjadi pada kehidupan pribadi, sosial, atau pekerjaan mereka. Ini mungkin termasuk terlibat dalam aktivitas seksual di tempat yang tidak pantas atau publik, menghabiskan banyak uang untuk aktivitas seksual, atau mengabaikan tanggung jawab lain untuk terlibat dalam perilaku seksual.
Mengabaikan aspek kehidupan lainnya
Kecanduan seksual juga dapat menyebabkan pengabaian aspek kehidupan lainnya, seperti pekerjaan, hubungan, atau hobi. Seseorang dapat memprioritaskan aktivitas seksual daripada tanggung jawab lain, yang mengarah pada konsekuensi negatif seperti kehilangan pekerjaan atau hubungan yang rusak dengan orang yang dicintai.
Efek emosional negatif
Kecanduan seksual juga dapat menimbulkan efek emosional negatif, seperti perasaan malu, bersalah, atau rendah diri. Individu dengan kecanduan seksual mungkin merasa di luar kendali dan malu dengan perilaku mereka, yang menyebabkan meningkatnya kecemasan dan depresi.
Jika tanda-tanda ini muncul dan menyebabkan tekanan yang signifikan, penting untuk mencari bantuan dari ahli kesehatan mental yang berpengalaman dalam menangani kecanduan seksual.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Skincare Glad2Glow untuk Umur Berapa? Cek Panduan Lengkapnya di Sini
-
5 Bedak Murah yang Bagus dan Aman: Cocok untuk Sehari-hari, Mulai Rp20 Ribuan
-
Apakah SNBP Itu Beasiswa? Cek Penjelasan Lengkapnya Supaya Tidak Kaget
-
15 Ucapan Selamat Tidur untuk Pacar Bahasa Inggris, Manis dan Romantis Bikin Baper
-
7 Rekomendasi Parfum Isi Ulang Pria, Semakin Berkeringat Semakin Wangi
-
5 Body Lotion SPF 50 yang Bagus untuk Lindungi Kulit di Cuaca Panas
-
Dari Toast hingga Tasting: Cara Menikmati Minuman dengan Lebih Proper
-
Skincare Animate Sudah BPOM atau Belum? Begini Cara Ceknya!
-
7 Cushion Lokal untuk Kulit Berminyak yang Tidak Oksidasi, Mulai 50 Ribuan
-
5 Moisturizer Cowok untuk Mencerahkan Kulit, Nyaman Dipakai dan Tidak Lengket