Suara.com - Banyak wanita beranggapan, mencuci organ intim setelah hubungan seks merupakan salah satu cara untuk mencegah kehamilan. Namun, benarkah hal tersebut? Menjawab hal ini, pakar seks dr Boyke Dian Nugraha, SpOG mengatakan jika itu merupakan mitos belaka.
Karena, menurut dr Boyke, saat ejakulasi, pria akan langsung menyemprotkan berjuta-juta sel sperma. Sehingga, usai hubungan seks, tak ada yang bisa memberhentikan proses tersebut.
"Jawabannya adalah mitos, karena bagaimanapun juga pada saat hubungan seks terjadi penyemprotan berjuta-juta sperma. Itu tidak mungkin bisa distop, sperma yang begitu banyak saat diejakulasikan," pungkas dr Boyke seperti yang dikutip dari tayangan Boykepedia di Vidio, pada Jumat (31/3/2023).
Jadi, lanjut dia, secepat apapun wanita berlari ke kamar mandi untuk membersihkan organ intimnya, bahkan sampai memasukkan jari maupun tisu untuk mengeluarkan cairan semen yang mengandung sperma, itu tetap tidak bisa mencegah kehamilan.
Perlu diingat pula, membersihkan organ intim dengan berlebihan, seperti menyemprotkan air dengan shower hingga ke dalam dan memasukkan jari ke dalamnya justru bisa berbahaya.
"Ingat air yang masuk itu tidak bersih, air yang disemprotkan menimbulkan tekanan, bahkan bisa memasukkan udara dan menimbulkan emboli. Akhirnya bisa sebabkan kematian pada si wanita tersebut," tambahnya.
Jadi, untuk mencegah kehamilan yang dibutuhkan hanyalah alat-alat kontrasepsi. Misal si pria menggunakan kondom atau si wanita menggunakan IUD. Jika hanya membersihkan saja itu tidak mungkin terjadi.
Selain itu, dr Boyke juga mengingatkan, membersihkan organ intim, terutama Miss V sewajarnya saja. Yakni dengan menggunakan sabun khusus, atau air biasa.
"Membersihkan organ intim wanita itu ala kadarnya saja dengan sabun atau cebok seperti biasa, itu diperbolehkan. Tapi sampai menggunakan shower tidak dibolehkan," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat
-
Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki