Suara.com - Nama Amanda Zahra akhir-akhir ini menjadi sorotan. Amanda Zahra dituding membuat penggemarnya melakukan tindakan bullying kepada netizen dengan akun @heiifafa.
Hal ini berawal dari ada netizen dengan akun @small_MODO yang kontra dengan pernyataan Amanda Zahra terkait dirinya yang sering jadi objek seksual. Sementara itu, pemilik akun @heifafa memberi peringatan hati-hati karena Amanda Zahra memiliki penggemar fanatik.
Akibatnya, cuitan akun @heiifafa itu diserbu penggemar Amanda Zahra. Salah satunya justru membalas dengan tulisan yang menjurus ke arah pelecehan seksual.
"Siapapun tolong jemput dia sampai segininya biar diakui ngab-ngab (lelaki)," tulis akun penggemar Amanda Zahra.
Sementara itu, bukannya memberitahu penggemarnya, Amanda Zahra justru ikut menghina tampilan header Twitter @heiifafa. Hal tersebut membuat pemilik akun @heiifafa langsung dibanjiri hujatan dan bullyan dari penggemar Amanda Zahra.
Bahkan, tulisan yang dibuat penggemar Amanda Zahra menjurus ke arah seksual yang tidak pantas disampaikan.
"Hari ini udah diperkosa nggak kak? Kalau belum tetap semangat, semoga cepat diperkosa," tulis salah satunya.
Hal tersebut langsung viral dan menjadi perhatian masyarakat luas. Beberapa menilai apa yang dilakukan Amanda Zahra dan penggemarnya itu tidak pantas. Pasalnya, hal tersebut juga termasuk tindak cyberbullying.
Selain itu, cyberbullying sendiri memberikan dampak negatif yang dirasakan oleh korban. Melansir laman Kaspersky beberapa dampak yang dialami dari korban cyberbullying di antaranya sebagai berikut.
Baca Juga: Kamu Sering Di Bully di Media Sosial? Ternyata Bisa Dilaporkan Begini Caranya!
- Penurunan perilaku sosial atau menghindari teman atau aktivitas bersama
- Mengisolasi dirinya sendiri di kamar mereka lebih dari biasanya
- Menjadi lebih pendiam
- Sulit berkonsentrasi pada tugas sekolah atau pekerjaan
- Nilai atau performa kerja menurun
- Kehilangan minat pada aktivitas yang biasanya mereka nikmati
- Bolos sekolah atau adanya keinginan untuk bolos sekolah
- Tampak marah saat melihat ponsel, tablet, atau komputer mereka
- Menyembunyikan layar ponsel atau komputer mereka dari pandangan
- Takut atau menghindari penggunaan telepon
- Berisiko menggunakan obat-obatan atau alkohol
- Mengekspresikan pikiran atau emosi gelap
- Adanya pemikiran untuk bunuh diri
Selain itu, orang yang mengalami cyberbullying juga berpotensi lakukan berbagai hal ekstrem. Bahkan, berdasarkan studi mereka yang alami cyberbullying berpotensi dua kali lebih mungkin bunuh diri atau menyakiti fisiknya sendiri.
Mereka yang menjadi korban juga akan alami stres, depresi, rendah diri, dan masalah gangguan mental lainnya. Korban juga bisa alami masalah fisik seperti insomnia, masalah pencernaan, dan pola makan terganggu. Mereka juga bisa memiliki keinginan untuk melakukan balas dendam.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Tips Atasi Ketombe ala Sarwendah dan Giorgio Antonio: Rambut Sehat dan Bebas Gatal
-
Bosan ke Ragunan? 5 Destinasi Wisata Murah di Jakarta yang Bikin Liburan Hemat dan Berkesan!
-
Kapan Pendaftaran UTBK 2026? Cek Jadwal Lengkap hingga Rincian Biaya yang Diperlukan
-
Khutbah Jumat Bulan Syawal Menyentuh Hati: 7 'Penyakit' Pasca-Ramadan yang Wajib Diwaspadai
-
6 Shio Paling Hoki dan Panen Rezeki pada 26 Maret 2026, Kamu Termasuk?
-
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan, Mimpi Menuju Jalanan Indonesia yang Bersih
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis dan Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
-
One Way Arus Balik Lebaran Jalur Pantura sampai Tanggal Berapa?
-
Promo Alfamidi Pekan Ini 23-29 Maret 2026: Diskon Susu, Snack, hingga Kebutuhan Rumah Tangga
-
Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran