Suara.com - Membawa bayi bepergian dengan mobil pribadi tentu tidak menjadi masalah. Pasalnya Anda bisa mengatur kecepatan, rute, hingga posisi bayi itu sendiri. Namun bagaimana jika Anda ingin membawa bayi naik kapal laut? Memangnya, pada usia berapa bayi boleh naik kapal laut?
Melansir dari laman Alodokter, sebaiknya bayi memang tidak diajak untuk bepergian jarak jauh, Ini mengingat daya tahan tubuhnya yang belum terbentuk dengan sempurna sehingga risiko terkena penyakit selama perjalanan jauh menjadi lebih besar.
Namun jika Anda menemui kondisi yang memaksa untuk membawa bayi bepergian jarak jauh, termasuk naik kapal laut, pastikan bahwa bayi Anda memiliki kondisi kesehatan yang baik.
Sampai saat ini belum ada aturan pasti tentang pada usia ke berapa bayi boleh naik kapal laut.
Walau begitu, banyak sumber yang menyatakan bahwa bayi bisa dibawa naik kapal saat berat badannya sudah mencapai 9 kg dan dapat menggunakan pelampung keselamatan. Berat badan tersebut biasanya akan dicapai bayi ketika menginjak usia empat bulan.
Meski demikian, selalu pastikan dengan dokter terlebih dahulu terkait kondisi anak Anda sebelum mengajaknya pergi menggunakan kapal laut. Anda juga bisa bertanya pada penyedia layanan transportasi. Pasalnya, setiap kapal mungkin memiliki aturan yang berbeda.
Tips saat Membawa Bayi Naik Kapal Laut
Jika sudah mendapatkan izin dari dokter untuk membawa bayi Anda bepergian menggunakan kapal laut, pastikan untuk memperhatikan beberapa hal berikut.
- Bayi berada dalam kondisi yang sehat. Contohnya, minum ASI cukup kuat, BAB normal, dan frekuensi menangis normal.
- Pilih waktu perjalanan di mana bayi Anda bisa tertidur. Usahakan untuk tidak membawanya ke perjalanan panjang.
- Pastikan Anda membawa segala perlengkapan bayi, termasuk makanan, mainan, baju ganti, dan selimut tebal.
- Jauhkan bayi dari orang di kapal yang tampak sakit, seperti bersin atau batuk.
- Pastikan pelampung yang disediakan bisa digunakan bayi Anda.
Demikian informasi mengenai aturan usia berapa bayi bisa diajak naik kapal laut. Selalu pastikan kondisi kesehatan bayi Anda sebelum mengajaknya bepergian jarak jauh dan pertimbangkan kembali keputusan Anda.
Baca Juga: Tips Menjaga Kulit Bayi dari Paparan Sinar Matahari, Wajib Pakai Sunscreen Juga Gak Sih?
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Dari Aksi Nyata ke Apresiasi: Program Perlindungan Perempuan Ini Raih Pengakuan Nasional
-
Cara Menghilangkan Noda Kuah Opor di Baju Lebaran Putih, Cepat dan Praktis Pakai Bahan Dapur
-
Apa Hukum Menikah dengan Sepupu dari Pihak Ibu dalam Islam?
-
5 Tips Make Up Tahan Lama Seharian meski Keliling Silaturahmi di Cuaca Panas
-
Anti-Mual di Jalan! 6 Makanan yang Wajib Dihindari agar Bebas Mabuk Perjalanan
-
Doa Tahlil dan Tawasul Ziarah Kubur Idulfitri Lengkap dan Mudah Dibaca
-
Apakah Masih Boleh Puasa Jika Sudah Mendengar Suara Takbir? Ini Penjelasannya
-
4 Ucapan Sungkem dari Menantu ke Mertua dalam Bahasa Jawa Agar Terlihat Sopan
-
Ucapan Meminta Maaf Saat Lebaran Pakai Bahasa Jawa: Halus, Sopan, dan Menyentuh Hati
-
Kenapa Pohon Tidak Bergerak Saat Lebaran Menurut Islam? Ini Penjelasannya