Suara.com - Itikaf atau berdiam diri di masjid merupakan salah satu ibadah yang dilakukan untuk mengejar berkah Lailatul Qadar. Melansir dari NU Online, dalam sebuah haditsnya, Rasulullah menyatakan bahwa i’tikaf di sepuluh malam terakhir bagaikan beritikaf bersama beliau.
“Siapa yang ingin beritikaf bersamaku, maka beritikaflah pada sepuluh malam terakhir,” (HR Ibnu Hibban).
Ustaz Abdul Somad kemudian menjelaskan apa yang harus dilakukan selama itikaf. Hal ini seperti tampak dalam unggahan akun TikTok jalan._terbaik1 saat ustaz tersebut menyampaikan ceramahnya.
Meskipun secara harfiah itikaf memiliki arti berdiam diri di masjid, ada sejumlah ibadah yang perlu dilakukan untuk mendapat berkah lebih besar. Ustaz Abdul Somad kemudian mengungkapkan ada 5 hal yang bisa dilakukan ketika itikaf.
"Yang dilakukan waktu itikaf itu ada 5," kata Ustaz Abdul Somad.
Pertama adalah salat. Umat Islam bisa melakukan sejumlah salat baik yang wajib maupun sunnah selama itikaf seperti salat salat tahiyatul masjid, salat fabliyah, salay makdia, salat tahajud, salad witir dan lainnya.
Kemudian jika tak bisa melaksanakan salat karena masalah kesehatan, membaca Al Quran juga bisa dilakukan untuk mengejar pahala. Kemudian ibadah ketiga yang bisa dilakukan selama itikaf adalah zikir.
Membaca buku agama juga bisa dilakukan untuk memperoleh berkah Lailatul Qadar saat itikaf. Buka agama itu bisa dibawa dari rumah sebelum datang ke masjid.
"Yang keempat, membaca buku aama. Bawa buku yang di rumah, yang tak terbaca," jelasnya.
Baca Juga: Serba-serbi tentang Malam Lailatul Qadar, Apakah Kita Bisa Mendapatkannya?
Terakhir, umat Islam juga bisa melakukan muhasabah atau mereneng selama itikaf. Merenungi bekal apa yang sudah dimiliki untuk menghadap Allah ketika ajal menjemput bisa dilakukan.
Itulah 5 hal yang bisa dilakukan saat itikaf di masjid dari Ustaz Abdul Somad. Salat, baca Al Quran, zikir, membaca buku agama, dan merenung menjadi kegiatan yang bisa dilakukan untuk mengejar berkah Lailatul Qadar yang disebut lebih baik dari 1000 bulan.
Datangnya Lailatul Qadar sendiri adalah rahasia dari Allah. Kendati demikian, Rasulullah SAW dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan muslim menyebutkan bahwa malam Lailatul Qadar jatuh pada malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
6 Shio Paling Beruntung pada Rabu 13 Mei 2026, Ada Shio Babi dan Kuda
-
Urutan Basic Skincare Wardah untuk Kulit Berjerawat, Wajah Jadi Bersih dan Sehat
-
Organisasi Jepang Gelar Sayembara Cari Rumah Angker di Indonesia, Siapkan Imbalan Rp50 Juta
-
Zulfan Hasdiansyah Bagikan Wawasan di Middle East Youth Summit 2026
-
YBB Umumkan Pemenang Middle East Youth Summit 2026 di Makkah
-
Dialami Ayu Aulia, Benarkah Aborsi Bisa Sebabkan Wanita Kehilangan Rahim?
-
Di Tengah Penatnya Jakarta, Nyanyi Bareng Jakarta Bangun Komplek Digital untuk Saling Terhubung
-
Intip Harta Kekayaan Bupati Bintan Roby Kurniawan, Pejabat Muda dengan Kekayaan Fantastis
-
7 Ciri-Ciri Bupati R yang Pernah Menghamili Ayu Aulia sampai Kehilangan Rahim
-
Apa Arti Soleil? Alyssa Daguise Kesal Nama Anaknya Jadi Bahan Candaan