Suara.com - Pergi mudik dengan membawa anak-anak bisa jadi satu tantangan sendiri bagi orang tua. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang
Bintang Puspayoga mengingatkan para orang tua agar menciptakan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama mudik berlangsung.
“Demi keselamatan dan kenyamanan anak-anak dalam perjalanan mudik, saya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama perempuan dan anak untuk dapat mempersiapkan segala sesuatunya selama perjalanan dari hal-hal yang sifatnya kebutuhan spesifik yang harus dibawa selama perjalanan, sampai dengan kembali lagi ke Jakarta," kata Bintang dalam siaran pers tertulisnya, Jumat (14/4/2023).
Bintang juga berpesan kepada para penyedia jasa transportasi umum untuk menyiapkan transportasi mudik yang layak bagi anak dan aman menempuh perjalanan jauh, nyaman, aman, seperti menyiapkan ruang khusus yang dapat memberikan kesempatan kepada ibu menyusui untuk memberikan ASI kepada anaknya.
Selain itu, lampu yang memadai dan tempat duduk yang meminimalisasi kemungkinan terjadinya pelecehan seksual.
Selama diperjalanan menggunakan transportasi publik, Bintang juga mengingatkan kepada orang tua untuk membekali anak-anak jangan sembarangan percaya dengan orang asing.
"Jangan pernah melepaskan pengawasan terhadap anak-anak. Ajarkan anak-anak agar berhati-hati dengan tawaran makanan, minuman, atau mainan dari orang yang tidak dikenal. Selain itu, alangkah baiknya jika membekali anak dengan tanda pengenal di kantong celana atau bajunya untuk mengantisipasi anak terpisah dari ayah dan ibu di tempat keramaian,” saran Bintang.
Bagi keluarga yang masih memiliki bayi juga balita, Bintang mengingatkan, sebaiknya jangan bepergian jauh menggunakan sepeda motor.
"Karena dikhawatirkan dapat melelahkan dan berisiko bagi kesehatan anak-anak kita. Selamat dan aman sampai kampung halaman adalah tujuan dari perjalanan mudik lebaran,” pesannya.
Baca Juga: Pelabuhan Tanjung Priok Mulai Dipadati Ribuan Pemudik
Menteri PPPA kembali mengingatkan, dalam perjalanan mudik nanti bagi masyarakat apabila melihat atau mengalami kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat menghubungi layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA 129) pada Hotline 129 atau Whatsapp di nomor 08111-129-129, atau melapor ke UPTD PPA/P2TP2A yang telah tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!
-
Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global
-
Pasar dan Investasi Jadi Bidikan, Indonesia Sambut Strategi Ekonomi BRICS 2030
-
Gedung Bapenda Terbakar, Pramono Anung Jamin Pengaturan Lalu Lintas Jakarta Tetap Aman
-
15 Pantun Hari Pramuka Lucu Ini Dijamin Bikin Suasana 14 Agustus Makin Meriah!
-
Memoar Seorang Geisha: Mengungkap Kehidupan Geisha Sebelum Perang Dunia II
-
Indonesia Pertama di ASEAN Pasang Pompa Jantung Terkecil Dunia, Pasiennya Penjual Nasi Uduk
-
Bukan Selalu Tone Deaf, Bisa Jadi Standar Kita yang Sudah Berbeda
-
Gandeng KPK dan OJK, Kemenhut Janji Sikat Mafia Satwa Sampai ke Akar
-
Pramono Prioritaskan JIS untuk Persija, Acara Konser Nanti Dulu