Suara.com - Keluar di luar atau menyemprotkan sperma di luar Miss V jadi metode kontrasepsi alami yang bisa dilakukan suami istri untuk mencegah terjadinya kehamilan. Namun ada juga yang sudah melakukannya, tapi istri tetap hamil. Apa ya penyebabnya?
Menanggapi permasalahan tersebut, Seksolog Zoya Amirin mengatakan, kehamilan wanita meskipun sudah ejakulasi di luar bisa terjadi karena precum. Hal ini biasanya tidak disadari para laki-laki karena perasaan semangat dan gairahnya.
"Sebenarnya ketika sedang excited, laki-laki itu sering ngalamin sama yang namanya precum, itu dia enggak engeh setetes," ucap Zoya Amirin dalam video yang diunggah di kanal YouTube NGOBROL ASIX beberapa lalu.
Lebih lanjut Zoya Amirin menjelaskan, kondisi precum ini juga tidak masalah banyak atau sedikitnya. Pasalnya, 1 tetes saja bisa terdapat ribuan sperma di dalamnya. Hal tersebut tidak dapat dikontrol dan bisa saja membuat wanita hamil.
"Padahal cuma butuh satu sperma loh untuk bisa jadi satu kehamilan, sementara ketika satu tetes itu bisa ada 10.000 sperma kan kita enggak bisa kontrol," jelas Zoya Amirin.
Oleh sebab itu, ketika berhubungan seks tanpa pengaman juga berisiko menyebabkan kehamilan. Hal ini karena di dalam precum terdapat sperma yang juga bisa membuahi sel telur wanita.
Di sisi lain, terkait sperma sendiri juga sering alami berbagai salah paham lainnya. Misalnya, sebab mengandung banyak protein, beberapa wanita justru menelannya atau menggunakannya sebagai masker.
Dokter Zoya mengatakan, sperma ketika ditelan, itu tidak memberikan dampak baik bagi tubuh. Pasalnya, protein yang dikeluarkan ini tidak sama seperti vitamin pada umumnya. Oleh sebab itu, sperma tidak bisa ditelan begitu saja.
"Sperma ditelan itu banyak banget mitosnya, karena sperma itu mengandung banyak protein dan zat-zat yang sehat makannya ditelan, tapi protein yang dikeluarkan itu kita enggak bisa minum kayak vitamin," jelas Zoya Amirin.
Baca Juga: 4 Posisi Bercinta yang Bikin Wanita Puas di Ranjang dan Cepat Orgasme! Apakah Kamu Sudah Mencobanya?
Selain itu, menelan sperma juga bisa berbahaya, terutama jika pihak laki-laki tidak menjaga kesehatan alat kelaminnya dengan baik.
"Menelan sperma bisa berbahaya. Misal si cowok abis pipis itu dia cuci atau enggak kan, makannya berbahaya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Tembus Tembok Retail Modern: Cara UMKM Jakarta Barat Naik Kelas dari Lokal ke Global
-
5 Shio Paling Hoki Besok 14 Januari 2026, Ada Ular dan Monyet
-
7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
-
5 Body Lotion Kolagen untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Jadi Kenyal dan Sehat Terawat
-
5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
-
Bikin Cuan Ngalir Terus, Ini 7 Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan untuk Dekorasi Rumah
-
16 Januari 2026 Libur Isra Miraj, Ini Amalan yang Bisa Dilakukan Umat Islam
-
4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
-
Bukan Buka Luka Lama, Psikolog Ungkap Pentingnya Aurelie Moeremans Tulis Pengalaman Traumatiknya
-
Viral Kisah Pilu Aurelie Moeremans, Ini Ciri Pelaku Child Grooming yang Perlu Diwaspadai