Suara.com - Shilvia Tan selama ini dikenal sebagai seorang TikToker dan juga influencer. Dari hal tersebut, ia bisa menghasilkan transaksi Rp5 miliar per bulan berkat affiliate marketing atau marketing afiliasi.
“Sebagai affiliate marketing, saya bertugas membantu memasarkan sebuah produk dan benar-benar saya perjuangkan bagaimana agar transaksi penjualan bisa tembus bermiliar-miliar. Alhamdulillah saat ini saya bisa menghasilkan penjualan sebesar Rp5 miliar per bulan untuk satu produk,” ungkap Shilvia di Jakarta.
Untuk menghasilkan transaksi Rp5 miliar per bulan, Shilvia mengaku memiliki strategi khusus. “Aku menyebutnya ini marketing unik ya.” lanjutnya.
Pertama, Shilvia benar-benar melakukan kurasi produk yang akan ditawarkannya. Ia menjelaskan bahwa ia merupakan tipe orang yang benar-benar melakukan kurasi untuk produk yang mau Ingin ditawarkan.
"Ini agar follower aku trust, percaya pada aku bahwa produk yang aku tawarkan memang berkualitas baik. Dengan cara ini, dampaknya adalah followerku bertambah banyak dan penjualan meningkat,” jelas Shilvia Tan yang memulai usaha jualan barang fashion di Bali pada 2006.
Kedua, Shilvia melakukan edukasi tentang produk yang ditawarkan kepada followernya. “Aku edukasi manfaat dan keunggulan produk tersebut kepada follower,” ujar perempuan kelahiran Medan, Maret, 1989.
Ketiga, Shilvia jujur kepada follower. “Saya selalu jujur. Kalau saya hanya diendorse sebuah brand, saya katakan saya diendorse. Saya katakan juga bahwa saya sudah coba produk ini dalam 2 minggu dan hasilnya bagus,” kata Shilvia.
Kalau bukan di-endorse, tapi kontrak panjang, Shilvia biasanya akan memakai produk tersebut lebih dulu setidaknya 3 bulan. “Ini jujur aku katakan aku sudah pakai 3 bulan dan hasilnya bagus. Aku edukasi follower bahwa memang tidak ada yang instan. Tapi dengan kejujuran aku itu, follower justru senang,” ungkap Shilvia.
Salah satu yang berhasil membukukan penjualan sangat besar adalah brand suplemen kolagen, Ippeune. “Dalam 3 bulan saya menghasilkan Rp16 miliar penjualan untuk Ippeune saja. Lainnya, yang juga menghasilkan penjualan Rp5 miliar per bulan ada beragam brand dari kategori home living, personal care, dan beauty and health,” tandas Shilvia Tan
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis dan Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
-
One Way Arus Balik Lebaran Jalur Pantura sampai Tanggal Berapa?
-
Promo Alfamidi Pekan Ini 23-29 Maret 2026: Diskon Susu, Snack, hingga Kebutuhan Rumah Tangga
-
Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran
-
Berapa Harga Parfum Dior Ori? Ini 5 Varian Berkelas dengan Harga Lebih Terjangkau
-
Moisturizer Panthenol yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Rekomendasinya
-
Apa Bedanya Tone Up Sunscreen dan Tinted Sunscreen? Ini 5 Rekomendasinya
-
Daftar Tanggal Merah April 2026: Cek Jadwal Libur Nasional dan Long Weekend
-
Lagi Tren Login Muhammadiyah, Ini 6 Keuntungan Punya Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah
-
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya