Suara.com - Erina Gudono baru-baru ini membagikan potret dirinya yang mengikuti tradisi budaya di Bali. Istri Kaesang Pangarep itu mengunggah foto selfie di Instagram story di mana wajahnya ditempelkan beberapa butir beras di dahi.
Tetapi, Erina Gudono sendiri rupanya tidak tahu nama tradisi budaya tersebut.
"Kemarin dikasih kaya gini di dahi waktu di Bali.. apa ya namanya?" tulis Erina Gudono pada unggahannya, dikutip Rabu (3/5/2023).
Menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mau mengikuti kegiatan tersebut lantaran diberitahu kalau menempelkan beras di dahi diyakini oleh masyarakat Bali bisa menolak segala hal buruk.
"Pokoknya katanya bagus sama nolak hal hal buruk," ujar Erina Gudono.
Menempelkan biji beras di dahi sebenarnya bagian dari ibadah yang biasanya dilakukan umat Hindu di Bali. Bila sudah mengenakan beras rendaman di kening dan area lainnya di badan, menandakan kalau sembah bhakti seseorang telah selesai. Tata cara itu disebut juga dengan bija.
Dikutip dari situs Desaabiansemal Kabupaten Badung, Bali, bija atau wija dalam bahasa Sansekerta disebut gandaksata yang berasal dari kata ganda dan aksata yang artinya biji padi-padian yang utuh serta berbau wangi.
Wija biasanya dibuat dari biji beras yang dicuci dengan air bersih atau air cendana. Kadangkala juga dicampur kunyit, sehingga berwarna kuning, maka disebutlah bija kuning.
Wija menjadi lambang Kumara, yaitu putra atau wija Bhatara Siwa. Pada hakekatnya yang dimaksud dengan Kumara adalah benih ke-Siwa-an/Kedewataan yang bersemayam dalam diri setiap orang.
Baca Juga: Unggah Momen Haru Saat Lebaran Bareng Kaesang Pangarep, Erina Gudono Banjir Doa dari Netizen
Mawija mengandung makna menumbuh- kembangkan benih ke-Siwa-an itu dalam diri orang. Sehingga disarankan agar dapat menggunakan beras galih yaitu beras yang utuh, tidak patah (aksata). Alasan ilmiahnya, beras yang pecah atau terpotong tidak akan bisa tumbuh.
Dalam menumbuh kembangkan benih ke-Siwa-an atau Kedewataan dalam tubuh, tentu meletakkannya juga tidak sembarangan. Ibaratnya menumbuh kembangkan tananam buah, manusia tidak bisa menamamnya sembarangan, haruslah di tanah yang subur.
Maka dari itu menaruh bija di badan manusia juga ada aturannya, agar dapat tumbuh sifat kedewataan dalam diri.
Berita Terkait
-
Balas Foto Selfie Erina Gudono, Kaesang Pangarep Malah Minta Istri Foto dengan KTP: Buat Pinjol?
-
Dipakai Erina Gudono dan Selvi Ananda, Ini Fakta Tas Lady Dior yang Mewah: Tas Khusus Untuk Putri Diana?
-
Kaesang Pangarep Kesal Gibran Rakabuming Photobomb Momen Romantisnya dengan Erina Gudono: Ganggu Wae Koe Mas!
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Salju Abadi Puncak Jaya Hampir Punah, Apa yang Terjadi pada Gletser Papua?
-
Tren Ngopi Makin Eksploratif, Dua Kreasi Ini Bikin Ritual Kopi di Rumah Lebih Seru
-
Dampak Domino AI di Depan Mata: Panduan Cerdas Beli Gadget Sebelum Harga Makin 'Gila'
-
Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Ini Bisa Kuliah di Kedokteran Gigi
-
BRI Dominasi Penyaluran KUR di Lampung Sepanjang Semester I 2026
-
HUT RI ke-81: KAI Beri Diskon Tiket Ekonomi 17 Persen, Berlaku Mulai 14 Agustus 2026
-
Kepala BGN Minta Guru Santap MBG: Perlukah Sekolah Mengisi Celah Sistem?
-
Beli Tiket Indomaret Run Pakai BRImo Dapat Diskon Langsung, Ini Caranya
-
Arti Nama Calon Buah Hati Iko Uwais dan Audy Item yang Keguguran di Usia 7 Minggu
-
Alasan Puan Maharani Majukan Sidang Tahunan 2026 ke 14 Agustus