Suara.com - Hamil tanpa didampingi suami, Denise Chariesta lakukan tes NIPT (Non Invasive Prenatal Test) untuk mengetahui jenis kelamin bayi yang dikandungannya.
Tidak hanya jenis kelamin, tes NIPT pada ibu hamil juga bermanfaat untuk melihat kelainan pada janin sejak di dalam kandungan.
"Tes NIPT juga buat tau kalau ada kelainan kromosom atau down syndrom pada bayi di dalam kandungan," ujar @denisecharista dikutip suara.com, Senin (8/5/2023).
Tes NIPT pernah dijelaskan Dokter Spesialis Patologi Klinik, dr. Ricky Tjahjadi, Sp.PK beberapa waktu lalu, yakni berupa tes sebelum ibu hamil melahirkan yang direkomendasikan oleh ACOG (The American College of Obstetricians and Gynecologists).
"NIPT itu ditawarkan ke semua ibu hamil, sebenarnya lebih ke skrining kesehatan janinnya, jadi yang kita periksa seperti down syndrome, itu kita periksa," ujar dr. Ricky beberapa waktu lalu kepada suara.com.
Melansir Cleve and Clinic, tes NIPT dilakukan dengan cara mengambil darah ibu hamil untuk, mendeteksi kelainan bawaan pada DNA janin.
Tes yang bisa dilakukan sejak 10 minggu kehamilan ini bisa dilakukan untuk menentukan jenis kelamin janin. Tes ini bisa memberikan sekilas gambaran tentang susunan genetik pada janin dengan melihat DNA yang terbentuk dari gen dan kromosom.
Tes ini bermanfaat untuk memberikan informasi tentang kesehatan janin, agar dokter kandungan maupun orangtua janin, bisa mendapat informasi lebih tentang janinnya. Bahkan orangtua bisa lebih siap jika adanya risiko kelainan down sindrom pada janin.
Meski bisa tahu risiko kelainan pada janin, tapi tes ini tidak bisa digunakan sebagai diagnosis melainkan. Ini karena yang berhak mendiagnosis atau pemberi jawaban pasti adalah dokter kandungan.
Menariknya, tes ini memiliki tingkat akurasi 99 persen untuk mendeteksi down syndrome. Sehingga kecil kemungkinan tes NIPT memberi hasil positif palsu sebelum kehamilan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut