5. Meminimalkan perjalanan udara
Untuk transportasi, tur akan meminimalkan perjalanan udara, sebaliknya mereka akan menggunakan angkutan darat dengan kendaraan listrik atau biofuel dan band menggunakan penerbangan komersial jika memungkinkan.
Di semua penerbangan, komersial dan charter, mereka akan dikenakan biaya tambahan untuk penggunaan Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan dari Neste.
6. Panggung ramah lingkungan
Mereka juga membangun panggung dengan bahan ringan dengan peralatan ultra-efisien seperti laser layar LED berenergi rendah dan sistem pencahayaan serta sistem PA dengan konsumsi daya hingga 50% lebih sedikit dibandingkan dengan tur sebelumnya, yang juga akan secara dramatis mengurangi kebisingan lingkungan di luar tempat pertunjukan.
7. Confetti dan kembang api ramah lingkungan
Untuk efek khusus, Coldplay juga akan menggunakan confetti biodegradable yang diadaptasi dengam hanya membutuhkan lebih sedikit gas terkompresi untuk pengapian, sementara kembang api memiliki formula baru untuk mengurangi atau menghilangkan bahan kimia berbahaya dan mengurangi muatan ledakan.
8. Gelang PixMob terbuat dari 100 % bahan nabati
Gelang LED yang dinamakan PixMob yang akan dikenakan oleh penonton sebagai bagian dari pertunjukan juga akam akan dibuat dari 100% bahan nabati yang dapat dikomposkan.
Baca Juga: Catat Tanggalnya! Coldplay Gelar Konser di GBK 15 November 2023
"Kami akan mengurangi produksi gelang hingga 80% – dengan mengumpulkan, mensterilkan, dan mengisi ulang setelah setiap pertunjukan," tulis mereka lagi.
9. Katering makanan nabati untuk kru
Untuk meminimalkan limbah makanan, mereka memiliki menu katering kru yang menawarkan makanan nabati dan bebas daging sebagai standar, produk bersumber dari pemasok yang mahir dalam teknik pertanian regeneratif, mendukung pengembangan makanan berbudaya sintetis yang ditanam di laboratorium, menyumbangkan surplus ke bank makanan lokal dan sampah organik yang dikomposkan seperti kulit dan sisa sayuran.
10. Bekerja sama dengan tempat daur ulang
Coldplay juga bekerjasama dengan tempat-tempat untuk membuat program daur ulang, mengganti botol air sekali pakai dengan alternatif seperti gelas aluminium Bola, termasuk stasiun isi ulang, memperkenalkan keran aerasi, toilet pembilasan yang lebih rendag, dan mengurangi tekanan air.
Penonton juga didorong untuk membawa botol minum mereka sendiri yang dapat digunakan kembali di setiap tempat yang memungkinkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mapolsek Beji Memanas! Warga Gununggangsir Tuntut Nyawa Widi Dibayar Keadilan
-
20 Ide Lomba 17 Agustus Seru buat Ibu-Ibu, Bikin Perayaan HUT ke-81 RI Makin Meriah
-
Perusahaan Penimbun Sampah Liar di Kramat Jati Wajib Ganti Rugi
-
J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya
-
Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU
-
Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan
-
5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race
-
Kata-kata Jordi Amat Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026
-
Aparat Kewalahan, Massa Duduki Gerbang Kejagung dan Hadang Jalan Panglima Polim
-
Flare Merah Menyala di Kejagung, Massa Mahasiswa Bawa Keranda Bertuliskan 'Febrie'