Suara.com - Video syur wanita mirip dengan Rebecca Klopper baru-baru ini menjadi perhatian warganet. Dalam video berdurasi 47 detik itu, sosok wanita yang mirip dengan Rebecca Klopepr itu tampak sedang melakukan adegan intim dengan pria yang tidak diketahui sosoknya itu.
Berbagai komentar langsung ramai di media sosial mengenai video singkat tersebut. Beberapa merasa kasihan kalau video syur wanita mirip Rebecca Klopper itu tersebar.
Sebagian warganet lainnya mempertanyakan mengapa orang dalam video tersebut mereka adegan intim tersebut. Namun, sebenarnya apa alasan seseorang merekam aktivitas seksualnya?
Melansir laman Metro UK, pakar seks dan hubungan di Lovehoney, Annabelle Knight mengatakan, seseorang yang merekam aktivitas seksual biasanya sangat terobsesi dengan pornografi. Dengan merekam video sendiri, itu akan memberikan kesenangan pada pelaku.
Selain itu, melihat diri sendiri melakukan aktivitas seksual dinilai lebih membuat orang tersebut menjadi lebih terangsang. Oleh sebab itu, beberapa orang putuskan untuk mereka aktivitas seskualnya dengan pasangan.
Dalam sebuah studi di sirus kencan, Illicit Encounters mengatakan, dengan merekam video intim juga membantu meningkatkan kehidupan seksual mereka. Hal ini dapat meningkatkan gairahnya untuk berhubungan seksual. Seseorang biasanya akan menyaksikan video intimnya itu untuk bisa lebih bergairah.
Meski demikian, tidak bisa dipungkiri jika merekam video hubungan intim memiliki risiko yang tinggi. Demgan merekam aktivitas seksual, itu bisa saja membuat video yang dibuat tersebar luas. Jika tersebar luas, itu dapat memengaruhi kehidupan orang tersebut.
Oleh sebab itu, Annabelle menyarankan agar merekamnya dengan orang yang dipercaya sehingga tidak berisiko tersebar luas. Kedua pasangan juga harus saling menyetujui terlebih dahulu sebelum merekam aktivitas seksualnya itu.
Bahkan, jika video tersebut akhirnya tersebar luas, orang itu bisa melaporkan pasangannya ataupun sebaliknya.
Sementara itu, terkait video yang viral baru-baru ini, sebagian warganet yakin kalau sosok perempuan dalam video tersebut adalah Rebecca Klopper. Pasalnya, beberapa bagian tubuh wanita dalam video sangat mirip dengan kekasih Fadly Faisal itu.
"Tahi lalatnya pun sama banget di sekitaran perut, omg bec??" kata @sno0py** di Twitter.
"Aku udah ada videonya weh, emang kayaknya Becca soalnya pusarnya ada tindikan,” sahut pemilik akun @nurulpa*****926.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Apakah Ada Parfum Bau Pandan? Ini 3 Rekomendasi Lokal Lengkap dengan Ulasan Pembeli
-
7 Cara Merawat AC Rumah agar Tetap Dingin dan Sejuk, Cegah Kerusakan Sejak Dini
-
Apakah Sepatu Onitsuka Tiger Terbuat dari Kulit Babi? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Lampu Gantung yang Bagus Menurut Feng Shui, Ini 5 Ciri-Ciri yang Perlu Diperhatikan
-
Bisakah Plastik Dibuat Lebih Mudah Terurai? Penelitian Baru Tawarkan Pendekatan Lewat Upcycling
-
Berapa Harga Pompa Air Sanyo? Ini 3 Pilihan yang Awet untuk Sumur Dangkal Menurut Review
-
Hari Apa Puasa Tasua dan Asyura 2026? Catat Jadwal 9-10 Muharram 1448 H
-
4 Rekomendasi Genset untuk Peternak Ayam, Bebas Risau dari Mati Lampu Dadakan
-
Niat Puasa Tasua dan Asyura 9-10 Muharram Lengkap Arab, Latin, Arti serta Keutamaannya
-
Label Poliester Daur Ulang Terlihat Ramah Lingkungan, tetapi Apakah Benar Berkelanjutan?