Suara.com - Sempat bikin heboh, Millen Cyrus pada akhirnya mengaku kalau dirinya tidak benar-benar hamil. Transgender berusia 23 tahun itu mengatakan kalau perut besarnya ketika itu lantaran dirinya terlalu banyak makan.
Millen Cyrus menjawab rumor itu di hadapan Melaney Ricardo. Mulanya, keponakan Ashanty itu menjawab dengan bercanda.
"Iya kemarin sempet keguguran," kata Millen Cyrus dalam klarifikasinya di YouTube Channel Melaney Ricardo.
"Mulai halu," sahut Melaney Ricardo dalam kontennya yang tayang pada Selasa (30/5/2023) tersebut.
Kekasih Lionel Lee itu lantas menjelaskan kalau perut buncitnya terjadi setelah jalan-jalan keliling Jawa Timur bareng keluarga Ashanty.
"Makannya banyak banget. Kan emang diet sebelumnya. Akhirnya makan banyak tuh perut bengkak," ujarnya.
Millen Cyrus pun sengaja mengambil foto 'hamil' bareng Lionel Lee agar viral. Tak disangka, banyak yang mempercayai kehamilannya.
"'Honey, come on. Take pictures with me. I wanna make viral'. Tapi kehamilan yang sekarang itu, orang-orang percaya. Aku pengin make sure, enggak lah. Aku enggak bisa hamil," kata Millen Cyrus.
Pola makan memang jadi salah satu faktor yang sangat mempengaruhi bentuk perut. Tapi, rasa kembung setelah makan besar sebenarnya hal yang wajar, tetapi kembung yang tidak mengempis atau disertai gejala lain seperti muntah atau demam sebaiknua perlu diwaspadai.
Baca Juga: Tunangan Millen Cyrus Dicurigai Perempuan Tulen, Video Ini Buktinya
“Ini bisa menjadi tanda bahwa ada yang tidak beres dengan kesehatan usus dan pencernaan Anda,” kata Rachel Doyle, RDN, pemilik RAD Nutrition di Chicago, dikutip dari Everyday Health.
Penyebab yang mendasari perut buncit dan kembung setelah banyak makan bisa bermacam-macam, mulai dari masalah pencernaan atau penyakit hati hingga gastritis atau kanker, menurut Klinik Cleveland.
Tetapi jika kembung hanya sesekali dan tubuh tidak menunjukan tanda bahaya fisik lainnya, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi itu. Salah satunya menjaga pola makan. Debaiknya hindari beberapa makanan yang bisa menyebabkan perut kembung seperti di bawah ini.
1. Tinggi Garam
Garam atau natrium bersifat menahan air. Ketika itu terjadi, perut rentan buncit atau kembung. Natrium termasuk mineral penting yang perlu dikonsumsi secara teratur, jadi sebenarnya bukan berarti tidak dikonsumsi sama sekali. Tetapi, perlu dipilih sumber yang baik.
Natrium yang ditemukan dalam makanan kemasan dan makanan olahan yang tidak sehat, seperti makanan cepat saji, saus, saus, sup kalengan, daging deli, dan makanan yang dipanggang seperti roti, bagel, dan donat, adalah jenis yang harus dihindari.
2. Makanan Tinggi Lemak
Makanan yang cenderung tinggi lemak jenuhnya antara lain makanan yang dipanggang, daging olahan, dan keju. Semua makanan tinggi lemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna daripada makanan lain, sehingga akan lebih lama berada di saluran pencernaan dan menyebabkan kembung.
3. Olahan Susu
Susu dalam berbagai bentuknya, termasuk susu, es krim, dan keju, dapat menyebabkan masalah perut bagi sebagian orang yang alergi laktosa. Banyak orang mengalami kesulitan mencerna laktosa, terutama orang dewasa yang lebih tua dan mereka yang berlatar belakang Afrika, Amerika Asli, atau Asia, menurut International Foundation for Gastrointestinal Disorders.
4. Apel
Meskipun merupakan makanan sehat yang tidak dapat disangkal, apel kaya akan fruktosa, dan terlalu banyak fruktosa dapat menyebabkan kembung, menurut Johns Hopkins Medicine. Apel juga dianggap sebagai makanan FODMAP tinggi, dan ini dapat menyebabkan kembung pada beberapa orang. FODMAP adalah akronim untuk gula yang diserap oleh usus kecil dengan buruk (oligosakarida yang dapat difermentasi, disakarida, monosakarida, dan poliol).
5. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan seperti buncis dan lentil dapat menyebabkan kembung karena kandungan seratnya. Meskipun demikian, makanan nabati itu rendah lemak jenuh dan natrium yang juga sumber nutrisi. Disarankan untuk mengonsumsi kacang-kacangan secara bertahap, seperti dengan menambahkan lebih banyak lentil secara perlahan ke dalam makanan, dibandingkan menyantap semangkuk besar kacang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
7 Lipstik yang Melembapkan, Anti Bibir Kering dan Pucat Meski Berpuasa
-
Viral, Intip 3 Spot Foto Imlek Tercantik di PIK: Ada Naga Terpanjang se-Indonesia!
-
Viva Moisturizer Gel untuk Kulit Apa? Ini 3 Pilihan Produk buat Atasi Masalah Kulitmu
-
Cinematic Yoga, Konsep Baru Mindfulness untuk Masyarakat Urban
-
Youtuber Bahas Pendidikan Gen Z di Era Digital: Sorotan soal Guru Honorer
-
Sidang Isbat Awal Ramadan 2026 Mulai Jam Berapa? Ini Jadwal dan Linknya
-
96 Titik Lokasi Pengamatan Hilal di Indonesia Jelang Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 H
-
Ketika Sampah Plastik Bisa Jadi 'Tabungan' yang Ramah Lingkungan
-
Link Live Streaming Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 1447 Kemenag, Cek Jadwal dan Lokasinya
-
Lupakan Mal! Ini Cara Unik Rekreasi Akhir Pekan Keluarga Sekaligus Sehatkan Badan