Suara.com - Bisnis orang tua Kate Middleton, Party Pieces Holdings, dikabarkan bangkrut karena menghadapi kesulitan keuangan. Perusahaan yang menjual perlengkapan bisnis itu disebut mengalami kerugian hingga berutang sampai 2,6 juta poundsterling atau setara Rp 48,4 miliar.
Perusahaan tersebut didirikan oleh orang tua Kate Middleton pada tahun 1987 dan awalnya berjalan sukses. Berkat bisnis itu pula, Kate dan adik-adiknya bisa menempuh pendidikan di sekolah tenama di Inggris, Marlborough College.
Bahkan dulu, dari hasil bisnis itu orang tua Kate bisa saja membeli rumah bangsawan yang harganya mencapai 47 juta poundsterling atau 875 miliar rupiah.
Namun, kekhawatiran tumbuh di kalangan kreditur mengenai hutang perusahaan yang meningkat. Laporan seorang administrator mengungkapkan bahwa ada utang sekitar 2,6 juta poundterling. Utang itu terdiri dari 218.749 pounds kepada bank RBS untuk pinjaman Interupsi Bisnis Virus Corona, 1,4 juta pounds pinjaman tanpa jaminan, dan 456.008 pounds kepada kreditur lainnya.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa sangat tidak mungkin ada kreditur yang dapat memulihkan uang mereka, demikian berita yang ditayangkan Marca.
Lord Iliffe, salah satu kreditor, yang merupakan tuan tanah Party Pieces, mengungkapkan kekecewaannya atas jumlah hutang sebesar 57.480 pounds. Ia menyatakan bahwa bisnis orang tua Kate menghadapi masalah keuangan yang parah.
Kreditur lain, yang tidak ingin disebutkan namanya, menyebutkan bahwa diskusi dengan Party Pieces tidak berhasil, terutama karena utang yang sangat besar kepada HMRC, yang membuat mereka memilih pergi.
Laporan tersebut juga menyoroti bahwa Party Pieces berutang 613.000 pounds kepada HMRC yang harus diselesaikan sebelum kreditur lain dibayar. Selain itu, Sultani Gas, pemasok balon helium, mengungkapkan rasa frustrasinya. Mereka merasa dikhianati dengan orang tua Kate lantaran mengingat anak sulung mereka merupakan calon Ratu Inggris di masa depan.
Orang tua Kate Middleton sebenarnya telah berencana menjual perusahaanya itu dan berniat pensiun. Kabar itu tersiar sejak sebelim acara penobatan Raja Charles pada awal Mei lalu.
Baca Juga: Buya Yahya: Orang Bangkrut Itu adalah Ahli Ibadah tapi Kerap Menyakiti Orang Lain
Berdasarkan pengakuan dari temen terdekat, orang tua Kate Middleton berharap bisa menjual perusahaannya kepada investor dalam waktu dekat. Ayah dan ibu Kate memang jadi pemilik setengah saham perusahaan Party Pieces, bersanding dengan dua investor lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
iPhone X dan MacBook Pro 2018 Dipensiunkan Apple
-
Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk
-
KSP Dudung Sebut Kericuhan Hari Damai Aceh Ulah Segelintir Oknum: Rakyat Aceh Tetap NKRI
-
Menko Yusril Buka Suara Soal Kericuhan Bendera Bulan Bintang di Aceh
-
Kontak Tembak dengan OPM Saat HUT ke-81 RI, 1 Prajurit TNI Gugur-2 Terluka
-
Usai Kericuhan Penurunan Merah Putih, Kapolri Pastikan Aceh Terkendali
-
7 Kuliner Musim Panas di Turkiye yang Wajib Dicoba, dari Sup Dingin hingga Es Krim Maras
-
Sudah Seperti Bestie, Istana Ungkap Rahasia di Balik Posisi Duduk Jokowi-Prabowo-Gibran
-
7 Cara Mencuci Sepatu Canvas di Rumah agar Bersih dan Tidak Cepat Rusak
-
HUT ke-81 RI: BRI Perluas Akses Keuangan Hingga Pelosok dan Mancanegara