Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah berkunjung ke Pekan Raya Jakarta (PRJ) beberapa hari lalu. Orang nomor satu di Indonesia itu juga asik berbelanja dan berinteraksi langsung dengan penjual.
Jokowi didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung selama berjalan-jalan di PRJ. Salah satu momen Jokowi berbelanja juga diabadikan Pramono Anung pada akun Instagram pribadinya.
Ia mengunggah video berdurasi 11 detik yang menunjukan Jokowi sedang menghitung uang pembayaran untuk diberikan kepada penjual. Sekilas terlihat di video kalau Jokowi baru saja membeli kue kering. Tak dijelaskan berapa nominal uang yang dibayarkan Jokowi.
Dari video hanya terluhat kalau mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyerahkan beberapa lembar uang Rp 50 ribu.
"Presiden @jokowi habis belanja, bayar sendiri," tulis Pramono Anung pada caption postingan yang diunggah Rabu (14/6/2023).
Postingan tersebut kini telah ditonton sebanyak 1,7 juta kali dan disukai lebih dari 44 ribu akun serta 977 komentar. Meski begitu, postingan tersebut rupanya membuat netizen bingung. Pasalnya, menurut mereka memang sudah sepatutnya Jokowi membayar belanjaannya sendiri bila ia membeli barang tersebut.
"Blanja sndri ya bayar sendiri, trus kelebihannya di mana? Masa harus rakyat yg bayar," komentar @nurjxxxx.
"Sepakat. Lalu apa istimewanya? Apa tabu presiden bayar belanjaa sendiri?" balas @dinoxxxx.
"Fix sih setelah ini uang yg dibayarkan pak jokowi gak bakal di buat modal lagi. Mesti di pajang di simpen. Trs outletnya buat banner "Presiden Pernah Belanja Disini"," tulis @ninixxxx.
Baca Juga: Presiden Joko Widodo Bakal Nonton Langsung FIFA Matchday Indonesia vs Argentina di SUGBK
Presiden Jokowi sebelumnya hadir dalam acara pembukaan PRJ di hari pertama pada Kamis, (14/6) lalu. Acara tersebut digelar di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran.
Dalam sambutannya, Jokowi menyebut ajang pameran dan hiburan terbesar se-Asia Tenggara ini selalu dinantikan masyarakat setiap tahunnya.
"Pekan raya Jakarta atau Jakarta fair ini sudah sangat akrab dengan warga Jakarta. Setiap tahun kehadirannya selalu ditunggu oleh masyarakat Jakarta dan menjadi penanda hari ulang tahun Kota Jakarta yaitu pada tanggal 22 Juni. Berarti minggu depan," ujar Jokowi.
Jokowi menyebut ajang ini selalu memberikan dampak perekonomian yang besar ketika diselenggarakan. Pada tahun lalu saja, nilai transaksi secara keseluruhan mencapai Rp7,3 triliun.
PRJ akan digelar selama satu bulan penuh sampai 16 Juli mendatang. Harga tiket masuk PRJ bervariasi, tergantung hari kunjungan juga fasilitas lainnya. Berikut daftar selengkapnya:
Tiket masuk pameran tanpa konser:
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana