/
Senin, 19 Juni 2023 | 07:45 WIB
Honorer Teknis Minta Menpan-RB Segera Umumkan Kebijakan Reformulasi, Sesuai Intruksi Presiden Jokowi. (Foto: Tangkapan layar/ Instagram@Abdullah Azwar Anas)

SUARA GARUT - Kebijakan reformulasi hasil pengkajian passing grade seleksi PPPK teknis 2022 kembali dipertanyakan sejumlah tenaga honorer.

Pasalnya, usai Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi dan Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas Koordinasi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih belum diumumkan.

Pantauan garut.suara.com dari laman akun Instagram milik Menteri Azwar Anas, sejumlah warga net mempertanyakan hasil pengkajian passing grade (PG) PPPK teknis 2022.

Salahsatunya adalah, akun instagram sardiman_s17, menurutnya, ia telah mengetahui adanya korrdinasi Menpan-RB dengan Presiden Jokowi.

Dalam kolom komentarnya, Sardiman_s17 menuliskan informasi yang diterimanya, koordinasi tersebut terkait banyak peserta tes PPPK teknis tidak memenuhi PG.

Kemudian Menteri PAN-RB melaporkan telah menyiapkan sekenario terkait permasalahan penomena gugur massal peserta seleksi PPPK teknis 2022.

Presiden JOkowi sendiri kata Sardiman_s17 dalam kolom komentarnya menyatakan, Presiden Jokowi memerintahkan Menpan RB, Abdullah Azwar Anas untuk mengkaji dari beberapa solusi.

"Kami tetap optimis menunggu kebijakan itu pak, semoga segera dirilis," tulisnya dalam kolom komentar akun instagram milik Menteri Abdullah Azwar Anas.

Sementara itu, pemilik akun Instagram selisih5poin, menanyakan kapan pengumuman hasil kajian terhadap PPPK teknis yang telah memenuhi PG.

Baca Juga: BPBD DKI Jakarta Sebut Status Pintu Air Pasar Ikan Naik Jadi Siaga 3

Menurut dia, banyak PPPK teknis yang dirugikan karena tingginya PG.

Selain itu, tidak ada tes tambahan atau pemberian afirmasi seperti yang diberikan kepada PPPK guru dan nakes.

"Saya sangat memohon Kemenpan-RB, bisa segera mengeluarkan kebijakan reformulasinya," tulis pemilik akun selisih5poin pada laman IG Menteri Anas.

Dia menyebutkan akan menerima kebijakan Kemenpan-RB, karena yakin pertimbangan tersebut merupakan kalkulasi terbaik pemerintah untuk menjaga ASN yang berkualitas.

"Statemen dari Kemenpan-RB akan sangat berdampak bagi banyak pelamar PPPK teknis 2022," pungkasnya. (*)

Load More