Suara.com - Taiwan kerap memiliki makanan tidak biasa, salah satunya ramen kodok alias katak bersisik yang viral baru-baru ini.
Disebut ramen kodok bersisik, karena menyajikan topping kodok utuh tanpa dibuang sedikitpun bagian kulitnya, sehingga masih terlihat mengkilap dan licin selaiknya sisik.
Makanan ini disajikan toko Ramen Yunlin dengan judul menu Frog Frog Frog ramen. Tak main-main kodok hitam ini juga tidak dipotong sama sekali, dan ukurannya sangat besar lalu bertengger manis di atas mie ramen.
Mengutip Odditycentral, Selasa (20/6/2023) melalui foto yang diunggah pihak restoran, disebutkan jika menu ramen kodok ini hanya tersedia setiap Selasa dan Rabu malam dengan jumlah yang sangat terbatas.
Menu ini dijual dengan harga 8 dolar atau setara Rp 120 ribu. Tapi jika hanya ingin masuk ke dalam restoran dan memotret ramen kodok, juga perlu merogoh kocek 3,20 dolar atau setara Rp 48 ribu.
Adapun pemiliknya terinspirasi dengan isopod ramen yang sebelumnya juga viral bulan lalu. Apalagi makanan olahan kodok cukup umum di sekitar Yunlin, yang akhirnya pilih membuat ramen merek sendiri, namun dengan sentuhan lokal.
Meski beberapa orang disebutkan sudah berani mencoba ramen kodok ini, dan benar-benar menyukainya. Tapi pihak restoran belum memutuskan bakal menjadikan menu ramen ini permanen atau tidak.
Disebutkan juga menu ramen kodok ini terdiri kuah yang terbuat dari sup iklan klasik, mie ramen klasik, kerang, dan 200 gram katak yang tidak dipotong dan dikupas, lalu ditaburi daun bawang.
Adapun sebelum ramen kodok ini viral, lebih dulu menghebohkan restoran Ramen Boy yang berada di Taipei menyajikan ramen dengan topping ikan laut dalam isopoda berkaki 14, yang wujudnya seperti alien.
Baca Juga: Viral Video Detik-detik Gunung Kuda Cirebon Longsor, Terdengar Suara Gemuruh yang Bikin Bergidik
Menu ini dinamakan Giant Isopod with Creamy Chicken Broth Ramen. Terdiri dari semangkuk besar ramen dan isopod besar yang dikukus bersama dengan cangkangnya.
Saat mengolah menu, juru masak lebih dulu mengeluarkan jeroan perut, menyisihkan kelenjar krim untuk dikonsumsi lalu mengukusnya.
Ikan laut dalam ini memiliki daging putih, yang konon rasanya seperti lobster dan kepiting. Tapi kelenjar kuning yang disisihkan, akan memberikan sensasi rasa manis tak terduga.
Sekedar informasi, isopod atau yang dikenal nama istilah Bathynomus Giganteus adalah spesies karnivora yang hidup di kedalaman 7.000 meter. Hewan ini hidup dengan cara memakan sisa-sisa makhluk laut dan biota laut yang bergerak lambat seperti teripang, spons, dan nematoda.
Awal mulai hewan ini hidup sebagai parasit karena memakan darah dan daging inangnya, sampai akhirnya ia tumbuh menjadi pemulung laut yang memakan bangkai.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana