Suara.com - Durasi seks bisa mempengaruhi kepuasan di atas ranjang dan keharmonisan rumah tangga. Pertanyaanya, berapa durasi ideal berhubungan intim yang menyenangkan?
Psikolog Klinis Dewasa, Inez Kristanti mengungkap durasi seks yang membuat bahagia pasangan yakni berkisar antara 7 hingga 13 menit. Meski bukan waktu yang lama, namun waktu seks juga memiliki selera yang berbeda di setiap pasangan.
Adapun durasi tersebut dihitung sejak penetrasi Mr P ke Miss V dilakukan hingga mendapatkan orgasme atau ejakulasi untuk lelaki.
Klimaks atau orgasme adalah kondisi ketika mencapai puncak kenikmatan saat berhubungan seksual.
"Angka ini di dapat dari opini sex therapist di AS dan Kanada, yang udah praktik minimal 3 tahun. Tapi pastinya setiap orang punya selera nya masing-masing," ungkap Inez melalui konten edukasi di Instagram dikutip suara.com, Senin (19/6/2023).
Inez juga mengingatkan pasangan yang terpenting dalam hubungan seks adalah saling berkomunikasi, apa yang diinginkan dan tidak diinginkan saat melakukan hubungan intim.
"Jangan egois. Jangan lupakan foreplay dan orgasmenya perempuan ya," tutup Inez.
Sementara itu, di konten berbeda Dokter Boyke menjelaskan penelitian membuktikan 60 hingga 75 persen perempuan mendapatkan klimaks jika penetrasi dilakukan selama 5 menit.
Sedangkan jika suami melakukan penetrasi kurang dari 3 menit, bukan hanya istri tidak akan dapat orgasme tapi juga bisa termasuk dalam tanda ejakulasi dini.
"Nah, kalau kurang dari 3 menit kita sebut kita sebut ejakulasi dini yang parah. Apalagi kalau baru nempel atau belum juga berapa tusukan udah keluar, itu mah udah parah banget deh," jelas Dokter Boyke.
Adapun jika suami butuh waktu lebih dari 30 menit untuk bisa ejakulasi atau mengeluarkan air mani dan sperma, bisa jadi ia mengalami ejakulasi tertunda atau delayed ejaculation.
Ejakulasi tertunda atau delayed ejaculation adalah gangguan ejakulasi saat pria membutuhkan rangsangan seksual yang lebih lama untuk mencapai ejakulasi.
Mengutip Hello Sehat, kondisi ejakulasi tertunda membuat rangsangan seksual dari bercinta maupun masturbasi bisa jadi belum cukup untuk membuat suami mencapai ejakulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Siasat BI Lampung Jaga Harga Cabai Tak Pedas di Akhir Tahun
-
Wamenkop Soroti Pelamar Kerja Membludak di Bekasi, Kopdes Merah Putih Jadi Jawaban?
-
10 Sifat Buruk Zodiak Gemini yang Jarang Diketahui
-
Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak: Perlawanan Perempuan di Tengah Sunyinya Sumba
-
8 Sunscreen Spray SPF 50 untuk Kulit Usia Matang, Praktis Bantu Cegah Tanda Penuaan
-
Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film
-
Bukan Cuma Kerja di Kapal, Ini Luasnya Peluang Karier di Industri Maritim
-
Trump Nyinyir, Prabowo Optimis: Masa Depan Kendaraan Listrik Jadi Ajang Tarik Ulur
-
Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh
-
Sisi Gelap Sound Horeg Agustusan: Antara Cuan Gacor dan Panci yang Ikut Bergetar