Suara.com - FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno saat Timnas Indonesia melawan Timnas Argentina pada Senin (19/6/2023), menarik banyak perhatian warganet. Salah satunya soal jersey Timnas Indonesia yang tak bertuliskan nama pemain di punggung.
Lantas, apakah jersey tanpa nama yang dipakai Timnas Indonesia pada laga bersejarah itu menyalahi aturan? Akun TikTok footballfreakid membedah aturan FIFA soal pemakaian nameset dalam pertandingan.
"Jadi jersey tanpa nama timnas kita semalam ternyata tak menyalahi aturan," ungkap akun tersebut.
Hal ini lantaran pada FIFA Equipment Regulation (aturan perlengkapan FIFA) poin 7.1, name set hanya wajib digunakan pada turnamen resmi FIFA. Penggunaan name set ketika turnamen persahabatan seperti FIFA Matchday menjadi opsional.
Sedangkan nomor punggung hukumnya wajib digunakan dalam semua pertandingan FIFA. Hal ini menandakan secara aturan Indonesia tak melakukan pelanggaran.
"Jadi secara rules emang nggak ada masalah, tapi secara estetika kayaknya kurang oke aja kalau di laga melawan tim terbaik di dunia, jersey pemain kita malah nggak ada namanya," kata pengisi suara video tersebut.
Selain itu, pertandingan Indonesia vs Argentina cukup menjadi sorotan media asing. Momen Cristian Romero meminta tukar jersey dengan Elkan Baggott pun turut diperbincangkan.
"Padahal nih, kalau pakai name set Romero kayaknya nggak perlu Googling dulu siapa pemain Indonesia yang tukeran jersey sama dia," tuturnya.
Video ini kemudian menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan tersebut.
Baca Juga: Bek Argentina Diajak Ketemu Marselino Ferdinan, Mau Ditantang Berkelahi? Ini Sebabnya
"Iya ya baru sadar, padahal sebagai promosi nama pemain Indonesia," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Asli parah banget, Argentina aja pakai name set," ujar warganet ini.
"Iya min, gue juga kepikiran sama ini dari semalam. Kayak sayang banget ditayangin 44 negara tapi pemain kita nggak pakai name set," tulis warganet lain di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Rabu (21/6/2023), unggahan ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 1 juta kali di TikTok.
Berita Terkait
-
Widih Ada Apa Nih? EKs Orang Penting di Timnas Argentina Colek Jordi Amat, Kasih Pujian Setinggi Langit
-
Ternyata Asnawi Mangkualam Sudah Persiapkan Ini Sebelum Tekel Ganarcho, 'Karena Messi gak datang...'
-
Prihatin Nggak Sih? Hina Timnas Indonesia di Depan Umum, Pelatih Argentina Malah Dipuji Suporter Garuda
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra
-
Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya
-
Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap
-
PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
4 Hair Oil untuk Rambut Diwarnai agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Kering
-
Gaya Hidup Early Risers: 4 Alasan Rutinitas Pagi Makin Sempurna dengan Perlindungan yang Tepat
-
Cemburu, Sang Istri Nekat Potong Alat Vital Suami dengan Celurit di Lumajang
-
Flores Gempa 7,0, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami
-
AI Masuk Kelas, Bali Uji Cara Baru Atasi Masalah Numerasi Siswa