Depok.suara.com - Baru-baru ini viral sebuah pernyataan kontroversial pelatih timnas Argentina Lionel Scaloni terkait bakat dan potensi para pemain timnas Indonesia.
Menurutnya, Timnas Garuda tidak punya figur pemain bagus yang cukup menonjol. Kesaksian itu disampaikannya saat conferensi pers pasca pertandingan uji coba Argentina vs Indonesia (19/6/23) yang berkesudahan dengan skor 2-0 untuk sang juara dunia.
Ketika dalam pertandingan timnas merah putih mengandalkan taktik lemparah ke dalam, Scaloni meremehkan hal itu tidak berbahaya karena timnya punya kapasitas bertahan yang baik.
"Soal lemparan ke dalam Arhan, memang kami bermain kompak dan baik, kami bisa bermain bagus (menghalau lemparan Arhan)," ucap Scaloni dilihat dari twitter @faktasepakbola (20/6/23).
Dirinya turut menyampaikan kata-tata pedas bernada hinaan dengan menyebut pemain Indonesia tidak ada yang spesial.
"dan tidak ada pemain Indonesia yang spesial bagi saya," sambungnya.
Komentar Scaloni itu justru didukung oleh kebanyakan warganet pecinta sepakbola Indonesia. Mereka memuji Scaloni karena memberikan penilaian jujur dan malah menyoroti sikap Indonesia.
"Cermin, orang indonesia itu kebanyakan overproud dan haus validasi. Itu kayaknya klo bisa dibikin medali, dibikin juga medali-nya. Medali kantongin garnacho, medali lemparan ke dalam," ucap seorang warganet.
"Yg membedakan adalah ya dia ngomong apa adanya aja sih, ga maksud njelekkin juga dan terutama ga lip service. Nah masalahnya kita orang kan demen bgt sama lip service. Jd pada ketrigger deh, Dia punya tim itu Juara Dunia ya teman2. Standar luar biasanya dia ya anak didiknya," jelas warganet lain.
Baca Juga: Bek Argentina Diajak Ketemu Marselino Ferdinan, Mau Ditantang Berkelahi? Ini Sebabnya
"Stuju sih sama yg dibilang scaloni dari segi apapun gaada yg spesial, smua modal otot doang lari2," sindir netter lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi