Suara.com - Masalah Tasyi Athasyia dengan mantan karyawannya belum usai. Baru-baru ini, mantan karyawan Tasyi Athasyia bernama Putri melaporkannya ke Polda Metro Jaya pada Rabu (21/6/2023) malam terkait kasus pengancaman.
Berdasarkan keterangan pengacara Putri, Marloncius Sihaloho, rupanya sebelum melaporkan kasusnya, kliennya itu disebut dipaksa untuk menandatangani surat pernyataan polisi yang menyebut masalah Tasyi Athasyia dengan eks karyawannya sudah selesai.
Tidak hanya itu, Putri mengatakan, ia juga diancam oleh Tasyi Athasyia disebut mengancamnya jika membenarkan cerita mantan karyawan yang sempat viral beberapa waktu lalu.
"Kami diancam dilaporkan juga ke polisi," ungkap kuasa hukum Putri, Marloncius Sihaloho di Mapolda Metro Jaya, Rabu (21/6/2023).
Tasyi Athasyia dikenakan Pasal 335 KUHP terkait dugaan pengancaman dengan kekerasan. Sementara dari pihak Putri mengharapkan, Tasyi Athasyia untuk mengakui kesalahannya secara langsung. Apalagi, saudara kembar Tasya Farasya itu disebut selalu mencari pembelaan.
Pihak Putri berharap Tasyi Athasyia juga lebih bisa menghargai karyawan yang bekerja. Hal ini karena bukan hanya masalah gaji, tetapi dikatakan kalau banyak perilaku buruk Tasyi Athasyia kepada karyawannya.
"Intinya memanusiakan manusia lah," ucap Marloncius Sihaloho.
Kabar mengenai Tasyi Athasyia dilaporkan mantan karyawannya ini langsung menjadi trending di berbagai media sosial. Bahkan, warganet menyebutkan, kalau Tasyi Athasyia adalah contoh bos yang red flag. Hal ini karena perilaku Tasyi Athasyia kepada karyawannya dinilai kurang baik.
Namun, sebenarnya apa saja sih tanda-tanda seorang bos ref flag? Melansir laman Mamamia, berikut beberapa tanda seorang bos red flag.
Baca Juga: Tasyi Athasyia Paksa Mantan Karyawan Damai, Berujung Resmi Dilaporkan Polisi
1. Mereka tidak sadar diri
Pakar kepemimpinan, Michael Bunting mengatakan, tanda seorang bos red flag yaitu tidak adanya kesadaran diri. Biasanya mereka sering menuntut akan banyak hal, tetapi tidak ada kesadaran dirinya sendiri. Bahkan, mereka sering membebankan suatu hal pada karyawannya.
2. Mementingkan ego demi citra baik
Tanda bos red flag lainnya yaitu mereka mementingkan egonya. Mereka akan mengutamakan egonya untuk membentuk citra baik di depan orang lain. Hal ini karena mereka ingin memiliki citra yang baik di hadapan orang lain.
3. Mengontrol
Seorang bos red flag lainnya yaitu terlalu mengontrol karyawannya. Mereka tidak memberikan kesempatan karyawan untuk melakukan berbagai hal. Bahkan, berbagai hal diatur olehnya. Mereka tidak ingin karyawannya melakukan kesalahan sedikitpun. Hal ini karena mereka merasa yang bisa melakukannya hanya dirinya sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Pakai Sunscreen Dulu atau Day Cream Dulu? Ini Urutan Skincare yang Benar
-
Bacaan Niat Puasa Enam Hari di Bulan Syawal, Ini Waktu Terbaik dan Keutamaannya
-
Promo Nonton Bioskop Spesial Lebaran, Dapat Cashback hingga Beli 1 Gratis 1 Tiket
-
7 Tips Bersih-Bersih Rumah setelah Mudik, Dijamin Langsung Rapi dalam Sehari
-
Update Harga Sepatu Onitsuka Tiger Ori Terbaru 2026, Jangan sampai Tertipu Barang KW!
-
6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa
-
4 Parfum Wangi Fresh di Minimarket, Bikin Penampilan Makin Segar Usai Lebaran
-
Kapan Idul Adha 2026 Tiba? Ini Perkiraan Tanggalnya
-
Jadwal KRL Solo-Jogja 24 hingga 29 Maret 2026 Seusai Lebaran
-
Lapangan Tenis Tanah Liat Hijau Ternyata Bisa Jadi Solusi Serap Karbon, Bagaimana Caranya?