Suara.com - Memaafkan pasangan yang selingkuh bukan perkara gampang. Namun, jika pasangan Anda memiliki visual menawan, apakah itu akan memengaruhi keputusan Anda?
Cabaca bersama Jakpat kembali dengan survei terbaru bertajuk "Loving and (Then) Cheating" yang mengulik lebih jauh mengenai topik perselingkuhan. Dalam survei tersebut, sebanyak 83,98% responden menyatakan tidak akan memaafkan pasangannya jika berselingkuh meskipun memiliki visual yang tampan atau cantik.
Alasannya sangat beragam, termasuk akan merasa sulit untuk percaya lagi, selingkuh tidak dibenarkan, hingga berpendapat jika visual yang tampan atau cantik tidak ada hubungannya dan tidak berpengaruh apa pun. Sebab, pengkhianatan yang sudah dilakukan pasangan membuat kepercayaan dalam hubungan menghilang.
Di sisi lain, 16,02% responden memilih memaafkan pasangannya yang tampan atau cantik. Hal ini dilakukan dengan berbagai alasan, seperti memberikan kesempatan kepada pasangan untuk berubah, masih adanya rasa sayang, memaafkan jika pasangan berjanji untuk tidak berselingkuh lagi, hingga tergantung seberapa jauh perselingkuhannya.
Bicara soal perselingkuhan, tahun lalu, film Layangan Putus yang diangkat dari novel dengan judul yang sama dan mengangkat isu perselingkuhan berhasil menarik perhatian publik. Nyatanya banyak karya lain yang juga mengangkat tema serupa dan dikemas dengan baik sehingga dinikmati para pembaca.
"Pada umumnya, tujuan pembaca membaca cerita fiksi adalah untuk sejenak 'lari' dari rutinitas hidup. Lalu, beberapa survei membuktikan sebagian besar orang Indonesia pasti punya pengalaman selingkuh atau diselingkuhi," ujar Citra Ayuning Tyas, editor Cabaca, dikutip dari siaran pers.
"Dengan membaca karya yang bertema perselingkuhan mungkin orang-orang tersebut bisa sedikit merasakan kehidupan alternatif di mana keputusan yang mereka buat dalam hidupnya terkait perselingkuhan ini ‘diterapkan’ atau ‘tidak diterapkan’ dalam sebuah cerita."
"Pembaca nantinya pasti akan mendapat perspektif baru bagaimana menyikapi sebuah hubungan, pengkhianatan dan kekecewaan," lanjut Citra.
Karya-karya di platform Cabaca pun banyak yang mengangkat topik perselingkuhan. Sebut saja novel Perempuan yang (Tak) Sempurna karya Mei Shin Manalu, Affair with Bastard CEO karya Yuuki Ahmad, How to Move On in 7 Days karya Rina Sui, Loving Alexander karya Suwati Van Rooij, Cleopatra karya Ivy Nata, hingga Come Back Home karya Pingumerah.
Baca Juga: 4 Alasan Aplikasi Kencan Online Cocok untuk Introvert, Pendekatan Jadi Lebih Gampang
“Kita mungkin sering mendengar celetukan, pantas saja selingkuh soalnya orangnya ganteng atau cantik jadi banyak yang suka. Atau celetukan tentang betapa enaknya punya pasangan yang menarik secara visual. Padahal ya niat selingkuh tidak hanya menjangkiti orang yang visualnya menarik aja kan? Atau ya justru karena visualnya menarik, mungkin akan semakin challenging mempertahankan hubungan. Terlepas bagaimana visualnya, masih banyak orang yang berbesar hati mau memaafkan pasangannya,” ungkap Fatimah Azzahrah, Co-Founder Cabaca.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Tradisi Teknologi Selama 40.000 Tahun di Sulawesi Selatan Terungkap
-
Kasus Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm Perlindungan Anak di Era Digital
-
Elkan Baggott Resmi Gabung Millwall, Direktur Klub Ungkap Alasan Rekrut Bek Timnas Indonesia
-
Mitos Anggaran Pendidikan Kecil ala Singapura dan Jepang: Kenapa Indonesia Tidak Bisa Meniru?
-
5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
-
Argentina di Ambang Sejarah, Mampukah Albiceleste Wujudkan Back-to-Back?
-
Investor Asing Borong Saham Rp1 Triliun di Sesi I, PADI hingga BMRI Jadi Incaram
-
Peneliti: Inovasi Manusia Purba Sulsel Sudah Berkembang 40 Ribu Tahun Lalu
-
Antara Hemat dan Takut Keluar Uang: Saat Belanja Bikin Kita Merasa Bersalah
-
Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer